​Momen transisi ini mulai dipamerkan Lucinta saat merayakan Idulfitri 2026 di Seoul, Korea Selatan. Lewat unggahannya, Lucinta nampak percaya diri menjalankan salat Id dengan mengenakan baju koko, sarung, lengkap dengan peci. Ia juga terlihat menempati saf pria, sesuai dengan identitas kelahirannya.
Tak hanya soal pakaian, Lucinta juga merombak total penampilannya dengan memotong rambut panjangnya menjadi pendek ala idol K-Pop pria.
Sayangnya, langkah berani ini tak sepenuhnya mendapat sambutan hangat. Banyak warganet yang meragukan keseriusannya dan justru melontarkan komentar miring.
Menanggapi hal tersebut, Lucinta mencurahkan isi hatinya lewat Instagram Story pada Senin, 23 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa perubahan besar ini butuh proses dan keberanian yang tidak instan.
“Kalo mau instan dalam 1 jam naik gojek aja ya. Pelan-pelan nyaliku ganti look cowok meski pake wig human hair. Awal-awal banget baru dicukur model laki Korea begini aja dihujat,” tulis Lucinta Luna.
Lucinta juga menerangkan bahwa dirinya saat ini justru membutuhkan dukungan bukan hujatan ataupun tekanan.
“Aku tuh cuma pengen pembelajaran ini biar betah dulu, nikmatin dulu pendekatan dulu mendalami dulu dalam keadaan sekarang, sebenarnya yang pengen kudenger dari kalian itu kudu support 'Mas Fatah Cocok loh potongan rambut gini',” ungkapnya.
Lucinta mengaku sedih karena merasa lebih diterima di negeri orang ketimbang di negaranya sendiri. Selama satu bulan menetap di Korea Selatan, ia merasa hidupnya jauh lebih tenang tanpa penghakiman atau hujatan dari orang sekitar.
“Yaudah ya ikutin dulu perkembangan aku. Selama aku di sini hidupku damai tentram, adem ayem. Di Korea ya 100% selama sebulan aku disini gak ada tuh yang hujatin aku, malah negaraku sendiri yang banyak kali protes Masya Allah cobaan,” tuturnya.
Terlepas dari segala hujatan, Lucinta merasa bersyukur karena akhirnya memiliki keberanian untuk kembali ke kodratnya setelah lebih dari satu dekade. Baginya, momen bisa kembali beribadah menggunakan sarung dan peci adalah pencapaian spiritual yang besar.
"Tapi gak apa apa, finally setelah sekian lama 10 tahun lebih, aku baru bisa lagi beranikan diri niat ibadah pake koko sarung peci sajadah sesuai kodrat,” ujar Lucinta Luna.
Menutup pernyataannya, Lucinta menyampaikan refleksi spiritual atas perjalanan yang tengah ia jalani.
“Semua keberanian kecil ini adalah dukungan dari Allah. Saking banyaknya dosaku izinkan aku ampuni dosa-dosaku ya Allah ya Robbal 'alamin,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News