Chappell Roan (Foto: Instagram @Chappellroan)
Chappell Roan (Foto: Instagram @Chappellroan)

CEO Wasserman Music Agency Terseret Skandal Epstein Files, Chappell Roan Pilih Hengkang

Basuki Rachmat • 11 Februari 2026 09:26
Ringkasnya gini..
  • Chappell Roan resmi keluar dari Wasserman Music Agency usai nama CEO Casey Wasserman terseret dokumen Epstein Files.
  • Kontroversi Epstein Files bikin Wasserman Music Agency terancam ditinggal banyak musisi papan atas.
  • Tak sendirian, sejumlah musisi lain juga hengkang demi menjaga nilai moral dan ruang aman bagi artis.
Jakarta: Penyanyi pop asal Amerika Serikat, Chappell Roan, resmi memutuskan hengkang dari Wasserman Music Agency. Keputusan tersebut diambil menyusul terseretnya nama pendiri sekaligus CEO agensi tersebut, Casey Wasserman, dalam dokumen kontroversial yang dikenal sebagai “Epstein Files”.
 
Mengutip laporan Variety pada Selasa, 10 Februari 2026, Chappell Roan tidak sendirian dalam langkah ini. Sejumlah musisi lain, seperti Bethany Cosentino (Best Coast), Wednesday, Beach Bunny, hingga Water From Your Eyes, juga memilih angkat kaki dari Wasserman Music Agency.
 
Dalam pernyataan resminya, pelantun hits "Pink Pony Club" itu menegaskan bahwa keputusannya keluar dari agensi tersebut didasari keengganannya untuk dikaitkan dengan kepemimpinan Casey Wasserman.
"Per hari ini, saya tidak lagi diwakili oleh Wasserman, agensi talenta yang dipimpin oleh Casey Wasserman," tulis Chappell Roan dalam pernyataan resminya.

Ia menegaskan bahwa dirinya memegang standar tinggi terhadap tim dan lingkungan kerja yang menaunginya.
 
"Saya memegang teguh standar tertinggi untuk tim saya dan memiliki kewajiban untuk melindungi mereka. Tidak ada artis, agen, atau karyawan yang boleh diharapkan untuk membela atau mengabaikan tindakan yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai moral kami," lanjutnya.
 
Lebih lanjut, Chappell Roan menyebut langkah ini sebagai bentuk sikap tegas terhadap kepemimpinan agensi yang dinilai tidak lagi sejalan dengan prinsip keselamatan dan ruang aman bagi para artis.
 
"Saya menolak untuk hanya diam berpangku tangan. Artis berhak mendapatkan representasi yang selaras dengan nilai-nilai mereka serta mendukung keamanan dan martabat mereka. Keputusan ini mencerminkan keyakinan saya bahwa perubahan berarti di industri kita membutuhkan akuntabilitas dan kepemimpinan yang dapat dipercaya," tegas Chappell Roan.
 
Sementara itu, Wasserman Music Agency dikabarkan tengah menghadapi krisis besar. Casey Wasserman disebut-sebut pernah berkomunikasi dengan Ghislaine Maxwell, rekan dekat Jeffrey Epstein, pelaku kasus eksploitasi seksual anak di bawah umur yang memiliki jaringan luas di kalangan elite Amerika Serikat dan internasional.
Situasi tersebut memicu tekanan internal. Sejumlah petinggi senior agensi dilaporkan mendesak Casey Wasserman untuk mundur dari jabatannya atau segera menjual kepemilikan agensi musik tersebut.
 
Di tengah badai kontroversi ini, Wasserman Music Agency yang dikenal sebagai salah satu agensi musik terbesar di dunia dan menaungi musisi papan atas, juga terancam ditinggalkan musisi-musisi besar seperti Ed Sheeran, Coldplay, SZA, Kendrick Lamar, Childish Gambino, Lorde, hingga Tyler the Creator.
 

 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA