Inul Daratista (Foto: Medcom/Basuki)
Inul Daratista (Foto: Medcom/Basuki)

Kisah Inul Daratista Bawakan Dangdut dan Ditonton PM Inggris

Basuki Rachmat • 19 Juni 2026 09:51
Ringkasnya gini..
  • Inul Daratista menilai dangdut sudah lama mendunia. Ia mengaku kerap tampil di berbagai negara sebelum berkarier di Jakarta.
  • Menurut Inul, semakin banyak generasi penyanyi dangdut membuat peluang tampil di panggung internasional kini semakin terbuka.
  • Inul menyebut dangdut sebagai musik kebanggaan Indonesia yang dinikmati semua kalangan dan semakin diterima dunia.
Jakarta: Penyanyi dangdut senior Inul Daratista menyoroti perkembangan musik dangdut yang kini semakin sering menembus panggung internasional. Menurutnya, dangdut sebenarnya telah lama memiliki daya tarik global dan terus berkembang dari generasi ke generasi.
 
Inul menyebut keberhasilan musik dangdut menembus pasar internasional bukanlah fenomena baru. Sebelumnya, Rhoma Irama pernah tampil di Pittsburgh University, Amerika Serikat, pada 2008. Sementara itu, Via Vallen juga sempat mendapat apresiasi hingga tampil di Gedung Kremlin, Moskow, Rusia.
 
Menurut Inul, dirinya pun telah merasakan langsung antusiasme masyarakat luar negeri terhadap musik dangdut jauh sebelum memutuskan hijrah ke Jakarta untuk mengembangkan karier bermusiknya.

"Dangdut dari dulu sebenarnya sudah keluar negeri. Aku dulu sebelum hijrah ke Jakarta itu aku sudah bolak-balik keliling ke luar negeri, karena undangannya banyak," ujar Inul saat ditemui di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026.
 
Pelantun hit "Buaya Buntung" itu menilai perkembangan industri dangdut yang semakin beragam turut membuka lebih banyak peluang bagi para penyanyi untuk tampil di panggung internasional.
 
"Jadi menurut aku sekarang lebih banyak lagi karena generasi dangdutnya juga banyak, jadi variasinya banyak untuk mengundang artis-artis dangdut," lanjutnya.
 
Inul kemudian mengenang sejumlah pengalaman manggung di berbagai negara Eropa, termasuk Belanda dan Jerman. Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah ketika tampil di Amsterdam dan mendapat perhatian dari tokoh penting dunia.
 
"Aku dulu ke Belanda, ke Jerman. Waktu dulu aku nyanyi di Amsterdam juga pernah didatangi Perdana Menteri Inggris juga yang ikut nonton," tuturnya.
 
Bagi Inul, dangdut bukan sekadar genre musik, melainkan bagian dari identitas budaya Indonesia yang patut dibanggakan di kancah dunia.
 
"Bagi aku dangdut itu is the music of my country. Jadi kita boleh bangga dengan kita punya budaya musik dangdut yang luar biasa. Sekarang dangdut bisa diterima hampir seluruh masyarakat Indonesia dari tukang becak sampai orang yang punya mobil mewah, semuanya bisa menikmati dangdut tanpa malu-malu," tutup Inul Daratista.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA