"Thick as Thieves itu artinya seperti persahabatan di antara para maling (penjahat), dalam persahabatan para maling seperti ada istilah untuk tidak saling mengadukan kejahatan teman mereka ketika tertangkap. jadi itu seperti refleksi buat kita sebagai band, dan teman yang sudah lama kenal. Saya dan Jonny (Jonathon Aherne, bassist The Temper Trap), sudah kenal dari umur 13 tahun,” kata Dougy Mandagi, vokalis The Temper Trap.
Tidak hanya dalam judul, visual album pun dipilih dari gambar yang paling merepresentasikan persahabatan mereka.
“Foto (untuk sampul album) diambil dari Instagram Jonny, awalnya sampul albumnya mau foto kami berempat, terus waktu kita cari foto untuk singel, gue dapat ide dari foto Instagram Jonny.”
Foto yang dimaksud Dougy adalah foto dua anak mengenakan topeng serupa serigala. Makna yang tersirat, menurut Dougy, menggambarkan persaudaraan yang mereka alami di The Temper Trap.
Proses pengerjaan Thick as Thieves sendiri sudah dilakukan band ini selama tiga tahun terakhir. Sebanyak 11 lagu mereka siapkan untuk album Thick as Thieves versi reguler. Sedangkan untuk versi deluxe, mereka akan memberikan 14 lagu.
Saat ini The Temper Trap tengah menjalani tur promosi singel dari album mendatang mereka. Grup yang digawangi vokalis kelahiran Indonesia ini akan menyambangi beberapa kota di Australia, Selandia Baru, dan kemudian tampil di sejumlah negara di Eropa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News