Maseta EP SAYANG (Foto: dari keterangan pers)
Maseta EP SAYANG (Foto: dari keterangan pers)

Maseta Maknai Cinta dan Kehilangan lewat EP Terbaru "SAYANG"

Agustinus Shindu Alpito • 25 Oktober 2026 11:07
Ringkasnya gini..
  • Penyanyi dan penulis lagu Maseta merilis extended play (EP) ketiganya bertajuk SAYANG pada Jumat, 23 Oktober 2026
  • Lewat enam lagu yang mengangkat beragam sisi cinta dan kehilangan, Maseta menawarkan karya yang mengajak pendengar mengenali perasaan mereka sendiri.
  • EP ketiga Maseta, SAYANG, telah tersedia di berbagai platform musik digital

Jakarta: Penyanyi dan penulis lagu Maseta merilis extended play (EP) ketiganya bertajuk SAYANG pada Jumat, 23 Oktober 2026, melalui label rekaman Sun Eater. Berisi enam lagu, EP ini mengeksplorasi dua sisi perasaan manusia yang saling bertentangan, yakni jatuh cinta dan kehilangan.

Melalui SAYANG, Maseta mengangkat makna kata sayang yang tidak hanya berkaitan dengan kasih dan cinta, tetapi juga dapat menggambarkan rasa sesal. Konsep tersebut menjadi benang merah yang menghubungkan lagu-lagu dalam EP terbarunya.

“Melalui EP ini, ‘Sayang’ nggak cuma diucapkan, tapi juga kuberi makna juga spektrumnya,” ujar Maseta dalam siaran pers.

Maseta Jadikan Musik sebagai Cara Memahami Perasaan

Bagi Maseta, menulis lagu menjadi cara untuk mengobrol dengan diri sendiri, terutama ketika ada pertanyaan tentang cinta dan kehilangan yang sulit diungkapkan secara langsung.

Melalui proses menulis, ia mencoba memahami berbagai perasaan yang muncul dalam hubungan, mulai dari mempertanyakan kekurangan diri dalam hubungan sebelumnya hingga kesiapan membuka hati untuk orang baru.

 

Maseta menilai pengalaman mencintai dan kehilangan kerap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tetapi tidak selalu mendapat ruang untuk diproses dengan baik.

“Mencintai dan kehilangan udah jadi bagian sehari-hari, tapi suka kelewat untuk diproses. Aku menulis biar jadi ringan di dada,” ujarnya.

Lewat enam lagu dalam SAYANG, pendengar diajak mengikuti proses Maseta memahami perasaannya secara perlahan. EP ini tidak hanya menggambarkan pengalaman patah hati, tetapi juga menghadirkan sisi hangat dari hubungan dan rasa syukur atas kehadiran seseorang.

Belati Jadi Lagu Utama EP SAYANG

Maseta memilih lagu “Belati” sebagai focus track atau lagu utama dalam EP SAYANG. Lagu ini menceritakan perasaan berbunga-bunga pada awal masa pendekatan, ketika hubungan yang baru berjalan terasa seolah sudah berlangsung bertahun-tahun.

“Belati” mengangkat pengalaman jatuh cinta yang membuat seseorang rela melakukan berbagai hal demi orang yang disukai, termasuk menempuh jarak jauh untuk bertemu.

Dari sisi musik, lagu ini menghadirkan nuansa pop yang mengingatkan pada lagu-lagu yang kerap diputar di radio era 2000-an. Maseta juga menggambarkan karakter lagunya seperti lagu pembuka sitkom.

Menurut Maseta, “Belati” menjadi titik tengah dari genre yang dihadirkan dalam EP ini sehingga dapat mewakili keseluruhan karakter musik SAYANG. Lagu tersebut juga sempat dibawakan dalam penampilan debutnya di Pestapora.

Enam Lagu dalam EP SAYANG

EP SAYANG terdiri dari tiga single yang telah dirilis sebelumnya dan tiga lagu baru. Setiap lagu menghadirkan sudut pandang berbeda tentang cinta, kehilangan, dan proses memahami perasaan.

Berikut daftar enam lagu dalam EP SAYANG:

  1. Belati - Menggambarkan rasa jatuh cinta pada awal hubungan yang membuat seseorang bersemangat mengenal dan mendekati orang yang disukainya.

  2. MARAH-MARAH - Menghadirkan luapan emosi yang berangkat dari rasa sayang, dengan aransemen elektronik dan sentuhan pop era 1980-an.

  3. SAYANG (I Can’t Lie) - Mengangkat suasana sehari setelah putus cinta, tetapi dibalut musik yang groovy.

  4. Kejora Walini - Menceritakan kerumitan hubungan cinta dan proses menghadapi kehilangan. Lagu ini terbagi menjadi dua bagian yang merefleksikan perjalanan emosional tersebut.

  5. terang - Menghadirkan alunan gitar akustik dan vokal duet bersama Vika Randia, vokalis grup pop alternatif MADMAX. Keduanya saling bersahutan menyampaikan pesan yang menenangkan kepada pasangan.

  6. tenang - Menutup EP dengan suasana hangat dan teduh, sekaligus mengeksplorasi rasa syukur atas kehadiran pasangan.

       

Perbedaan tema dan aransemen tersebut membuat SAYANG bergerak dari perasaan kasmaran, luapan emosi, dan patah hati menuju ketenangan serta rasa syukur.

Maseta Libatkan Enam Produser dengan Karakter Berbeda

Dalam pengerjaan EP SAYANG, Maseta berkolaborasi dengan sejumlah produser yang membawa pendekatan musikal berbeda pada setiap lagu.

Krautmilk atau Herald Reynaldo, personel L’Alphalpha, menggarap lagu utama “Belati”. Sementara itu, Enrico Octaviano dari Lomba Sihir memproduksi “MARAH-MARAH” dengan karakter elektronik dan pop era 1980-an.

David Halim dari trio Littlefingers menggarap “SAYANG (I Can’t Lie)” dengan sentuhan R&B. Lagu “Kejora Walini” diproduksi Ollie Lazuardi, gitaris live Maseta sekaligus anggota dan produser HERN.

Adapun “terang” diproduksi Ibnu Dian dari Matter Halo, yang juga pernah menggarap rilisan Nadin Amizah, Sal Priadi, dan Dere. Lagu penutup “tenang” dikerjakan oleh Cosmicburp bersama Tobias Hosea, kibordis yang tampil bersama Maseta.

Maseta mengatakan pengalaman bekerja dengan produser berbeda memberinya kesempatan untuk belajar berkomunikasi dan menyampaikan keinginan musikalnya dengan lebih baik.

Meski memiliki warna produksi yang beragam, penulisan lagu dan karakter Maseta tetap menjadi pusat dari keseluruhan EP.

EP SAYANG Sudah Tersedia di Platform Musik Digital

EP ketiga Maseta, SAYANG, telah tersedia di berbagai platform musik digital mulai 23 Oktober 2026 melalui Sun Eater.

Lewat enam lagu yang mengangkat beragam sisi cinta dan kehilangan, Maseta menawarkan karya yang mengajak pendengar mengenali perasaan mereka sendiri. Mulai dari kegembiraan saat jatuh cinta hingga proses menerima kehilangan, SAYANG menjadi ruang bagi Maseta untuk memahami pengalaman emosional yang kerap hadir dalam kehidupan sehari-hari.

(Annisa Julinah)



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA