Dia ingin menunjukkan kalau dirinya "masih seperti yang dulu"—masih sayang dan masih menunggu—meskipun si dia mungkin sudah jauh atau berbeda.
Liriknya menggambarkan konflik batin yang hebat. Di satu sisi, ada rasa sakit hati atau benci karena mungkin ditinggalkan atau dikecewakan, tapi di sisi lain, rasa rindunya jauh lebih besar. Ini adalah gambaran sad soul yang susah banget buat move on.
Baca Juga :
Lirik Lagu Pamungkas Monolog
Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang terjebak dalam kenangan masa lalu. Dia masih menunggu di "tempat yang sama" dengan "perasaan yang sama," berharap orang yang dicintainya kembali dan menyadari bahwa cintanya nggak pernah berubah sedikit pun.
Lirik Lagu Aku Masih Seperti yang Dulu
Aku masih seperti yang dulu
Menunggumu sampai akhir hidupku
Kesetiaanku tak luntur hati pun rela berkorban
Demi keutuhan kau dan aku
Biarkanlah aku memiliki
Semua cinta yang ada di hatimu
Apapun kan kuberikan cinta dan kerinduan
Untukmu dambaan hatiku
Malam ini tak ingin aku sendiri
Kucari damai bersama bayanganmu
Hangat pelukan yang masih kurasa
Kau kasih, kau sayang
Aku masih seperti yang dulu
Menunggumu sampai akhir hidupku
Kesetiaanku tak luntur hati pun rela berkorban
Demi keutuhan kau dan aku
Malam ini tak ingin aku sendiri
Kucari damai bersama bayanganmu
Hangat pelukan yang masih kurasa
Kau kasih kau sayang
Malam ini tak ingin aku sendiri
Kucari damai bersama bayanganmu
Hangat pelukan yang masih kurasa
Kau kasih kau sayang
Malam ini tak ingin aku sendiri
Kucari damai bersama bayanganmu
(Lirik lagu Aku Masih Seperti yang Dulu Dian Piesesha. Video: Dok. YouTube Indolirik)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News