Charly Bliss bersama Noah Stitelman (kiri). (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Charly Bliss bersama Noah Stitelman (kiri). (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Charly Bliss Bicara tentang Musik sebagai Harapan dan Suara Perempuan

Hiburan LIPUTAN EKSKLUSIF Festival The Alex Blake Charlie
Cecylia Rura • 10 Desember 2019 14:37
Singapura: Unit pop asal Brooklyn, New York, Charly Bliss ingin menyuarakan tentang harapan lewat musik-musiknya. Bagi mereka, banyak orang kini memerlukan pelarian saat lelah menghadapi masalah.
 
"Terkadang orang merasa hilang arah kemudian ingin membicarakannya. Musik bisa menjadi pelarian mereka dan membuat mereka lebih baik, memiliki harapan, terhubung dengan orang lain, dan lebih terbuka," kata Eva Hendricks, vokalis band Charly Bliss dalam sesi wawancara The Alex Blake Charlie, Singapura, Sabtu, 7 Desember 2019.
 
Tentang harapan, mereka menyuarakan hal itu lewat singel Capacity, nomor lagu dari album terbaru Young Enough (2019). Lagu ini pun tak hanya ditujukan kepada pendengar, tapu bagi Eva secara personal.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menurutku Capacity adalah lagu tentang bagaimana mengatasi kebencian terhadap diri sendiri dan sangat penting untuk terbuka dan mencintai diri sendiri," kata Eva.
 
Dalam lagu-lagu Charly Bliss, mereka tak lupa untuk menyuarakan aspirasi dan kekuatan perempuan. Berkaca pada diri sendiri, Eva Hendricks juga memotivasi dirinya untuk lebih menyuarakan aspirasinya sebagai perempuan, sejalan dengan tema besar The Alex Blake Charlie yang mengangkat tema pemberdayaan perempuan.
 
"Untuk menyuarakan kekuatan perempuan sebagai aspirasi perempuan, meski aku sendiri tak merasakannya. Aku menulis seperti berharap kepada dunia suatu hari aku mungkin bisa mengatasi semua ini," ungkapnya.
 
Charly Bliss tak bermain dalam satu spesifik genre. Namun untuk album terbarunya kali ini mereka banyak mengusung lagu indie-pop, punk-pop. Selain membawakan tentang harapan, mereka tertantang untuk membuat lagu tentang toxic relationship.
 
"Yang membuat kami tertantang lagu tentang bagaimana mengatasi toxic relationship dan kehilangan arah serta jati diri," kata Eva.
 
Charly Bliss digawangi Eva Hendricks (vokal), Sam Hendricks (drum), Dan Shure (vokal/bass), serta Spencer Fox (vokal/gitar). Spencer sebelumnya sempat menjadi pengisi suara karakter Dash Parr di film The Incredibles (2004).
 
Dan Shure berhalangan hadir dalam The Alex Blake Charlie Sessions dan digantikan oleh Noah Stitelman. Charly Bliss membawakan Blown to Bits, Percolator, Heaven, Under You, Glitter, Ruby, Young Enough, Black Hole, Hard to Believe, Capacity, dan Chatroom dari panggung The Nest.
 

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif