Lagu “Di Seberang” diciptakan oleh para anggota Lomba Sihir, yakni Baskara Putra, Natasha Udu, Tristan Juliano, Rayhan Noor, dan Enrico Octaviano.
Makna Lagu "Di Seberang"
Lagu ini menceritakan tentang perjalan perpisahan dan penerimaan dalam hubungan asmara yang telah terjalin lama. Lomba Sihir menggambarkan refleksi mendalam mengenai mortalitas dan kepastian bahwa salah satu pasangan akan pergi lebih dulu.Di balik rasa khawatir akan masa depan tanpa sang kekasih, terdapat pesan ketabahan agar pasangan yang ditinggalkan tetap bisa mandiri. Lagu ini pun menegaskan bahwa ikatan cinta yang tulus tidak akan terputus oleh jarak maupun kematian, karena kasih sayang tersebut akan terus menyatu melintasi ruang dan waktu.
Baca Juga :
Lirik Lagu Vas Bunga - Lomba Sihir dan Maknanya
Lirik Lagu "Di Sebarang"
Bertahun-tahun yang lalu, berjanji menyatukanAku dan dirimu, keluargaku dan kamu
Sejak saat itu aku bertanya, apakah kita kuat selamanya?
Bertahun-tahun yang lalu, di rumah yang baru
Cukup sederhana, kau membawa barangmu
Sejak saat itu aku bertanya, akankah kita pindah ke mana?
Pertanyaan, pencarian, kecil-kecil ini, kadang menggelitik
Jika nanti ku tak ada, berjanjikan diriku bahwa kau bisa belajar
Menyeberang jalan sendirian, mengemudikan kendaraan,
Pasang rem di belanja pakaian, ingat diriku di kesunyian
Siapa yang lebih dulu? Aku atau kamu?
Apa yang kau katakan saat kembali bertemu?
Jika kamu, ku kan baik-baik saja
Jika aku, kau kan baik-baik saja
Kita tahu cinta ini tembus ruang dan waktu
Di sepanjang langkahmu walaupun raga tak di situ
Jika kamu percaya maka ku juga
Jika aku tak ada, tak apa
Mungkin di bumi lain, dimensi yang baru
Tak perlu ada perpisahan yang memilukan
Namun sementara waktu di dunia ini
Kita ukir cerita yang terbaik
Tuk kita nanti nanti atau hanya jadi sejarah di sini
Selama kamu, aku tak masalah
Siapa yang lebih dulu? Aku atau kamu?
Apa yang kau katakan saat kembali bertemu?
Jika kamu, ku kan baik-baik saja
Jika aku, kau kan baik-baik saja
Kita tahu cinta ini tembus ruang dan waktu
Di sepanjang langkahmu walaupun raga tak di situ
Jika kamu percaya maka ku juga
Jika aku tak ada, tak apa
Oh digenggam tiba saat nanti bertemu lagi
Ku kan bantu kau melintasi jalan, sekali lagi
Baca Juga :