Pementasan Berusaha di Bawah Hujan dijadwalkan berlangsung di Kuningan City Ballroom, Jakarta Selatan, pada 18 September 2026.
Keputusan mengeksplorasi seni peran dan tari diambil Gita, sapaan akbraknya, agar pesan mendalam dari album terbarunya dapat tervisualisasikan secara utuh kepada para penggemar.
"Aku merasa album ini bisa tervisualisasikan dengan baik kalau tidak cuma bernyanyi. Aku tahu aku bisa bernyanyi dan menulis lagu, tetapi apa lagi yang dibutuhkan? Jadi, aku memutuskan untuk menari sekaligus menambahkan unsur teatrikal," ujar Idgitaf saat konferensi pers di Atrium Kuningan City Mall, Jakarta Selatan, Kamis, 3 September 2026.
Dua Babak Pertunjukan
Pementasan Berusaha di Bawah Hujan dikemas dalam dua babak dengan atmosfer yang berbeda. Pada babak pertama, pertunjukan berfokus pada pertunjukan teatrikal dan tarian emosional. Gita berperan sebagai elemen Air yang beradu peran dengan pasangannya sebagai elemen Api. Sosok tersebut merupakan inspirasi utama di balik 12 lagu dalam album terbarunya.Sementara itu, babak kedua menyajikan selebrasi musik secara utuh. Pelantun lagu Satu-Satu ini menjanjikan kejutan berupa lagu-lagu yang jarang ia bawakan pada panggung-panggung sebelumnya.
"Di babak kedua benar-benar whole concert, ada kolaborasi dan lagu-lagu underrated milikku. Pokoknya aku ingin memberikan apresiasi lebih kepada penggemar yang selama ini hanya disuguhkan setlist sederhana," kata Idgitaf.
Tampilkan 25 Lagu dan Tantangan Teknis
Mengenai daftar penampilan, Idgitaf mengonfirmasi akan membawakan total 25 lagu. Meski jumlah tersebut tergolong masif untuk pementasan berkonsep standing concert, ia menjamin kenyamanan penonton tetap menjadi prioritas."Total ada 25 lagu dan itu sebenarnya sudah sesingkat mungkin. Walaupun membawakan 25 lagu, aku jamin tidak akan mengecewakan dan tetap memperhatikan kenyamanan penonton," tegasnya.
Di balik antusiasmenya, Gita membocorkan adanya satu lagu rahasia bernuansa upbeat yang cukup membuatnya berdebar. Lagu tersebut diakui memiliki tingkat kesulitan teknik vokal yang tinggi.
"Ada satu lagu yang aku takut bawakan karena secara teknis sangat susah. Lagunya upbeat, dan rekan kolaborator pemilik lagu ini memang terkenal sangat teknikal," tuturnya.
Kendali Kreatif dan Informasi Tiket
Keberanian pelantun Mengudara ini dalam mengeksekusi pementasan skala besar tak lepas dari keterlibatannya langsung sebagai Creative Director. Sejak tahap awal promosi Sedia Aku Sebelum Hujan pada Oktober 2025, Gita telah memegang kendali penuh atas narasi dan visual karyanya.
"Materi albumnya sudah kuat dan yang paling paham ceritanya adalah aku. Jadi, apa yang ditunjukkan tidak perlu bantuan orang lain. Konseptor pengerjaan album ini memang aku sendiri," ungkapnya.
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan pementasan ini, penjualan tiket sudah resmi dibuka melalui situs www.idgitaf.id. Terdapat tiga pilihan kategori tiket yang dapat dibeli:
Hujan: Rp159.000
Mendung: Rp259.000
Cahaya: Rp349.000
(Nur Aldiansyah Amirulloh)