Acara ini sendiri siap digelar selama dua hari penuh pada 4-5 Juli 2026 di kawasan asri Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah.
Dalam sesi jumpa pers yang digelar di kawasan Houm Yoga Studio, Jakarta Selatan pada Kamis, 4 Juni 2026, Co-Founder & CBO Vindes, Laksamana Satrio, menerangkan mengenai filosofi mendalam di balik nama festival tersebut.
Usut punya usut, "Suaraga" merupakan peleburan dari tiga kata kunci utama, yaitu Suara, Karya, dan Raga. Ketiga unsur ini juga merepresentasikan identitas dari masing-masing entitas promotor yang terlibat.
"Suaraga itu adalah tiga keywords sebenarnya; ada Suara, Karya, dan Raga. Di mana kebetulan Suara, Karya, dan Raga ini adalah representatif dari tiga entitas kami. Bagaimana MADHAUS dengan Media Essentials lewat suaranya, lewat karya-karyanya, Boss Creator lewat Pestapora dan berbagai macam event lainnya lewat karya dan suaranya, dan kami (Vindes) coba masuk untuk mengisi karya dan raganya," tutur Satrio.
"Jadi kalau ditanya apakah Suaraga itu menggambarkan dari tiga entitas tersebut, kami rasa cukup menggambarkan lewat Suara, Karya, dan Raga ini," lanjutnya.
Keputusan konsorsium untuk memboyong festival ini ke Kota Solo tentu bukan tanpa alasan kuat. Satrio menilai Solo sudah memiliki modal kuat sebagai kota yang tenang dengan atmosfer Slow Living yang kental, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai pelarian bagi masyarakat urban yang penat dengan hiruk-pikuk kota besar.
Melalui Suaraga 2026, mereka tertantang untuk mengubah lanskap pariwisata Solo dari yang semula berbasis destinasi (Destination-based Tourism) bergeser menjadi pariwisata berbasis pengalaman (Experience-based Tourism).
"Dengan konsep Suaraga, kita ingin menjadikan kota Solo sebagai Urban Magnet yang di mana memperkenalkan konsep wellness di kota Solo terhadap masyarakat urban atau mungkin masyarakat di kota Solo-nya sendiri dengan menghadirkan Solo sebagai destinasi wellness yang tetap berakar pada heritage, namun relevan terhadap pasar sekarang dan menarik bagi urban audience," jelas Satrio.
City Branding Baru Solo
Langkah berani ini pun langsung mendapat sambutan hangat dan restu penuh dari Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto. Sang Wali Kota menegaskan bahwa visi misi Suaraga Fest sangat sejalan dengan program pemerintah daerah yang tengah gencar membangun Solo sebagai "Wellness City"."Saya sebagai pemangku kebijakan, sebagai Wali Kota, mengafirmasi dan sangat mendukung adanya city branding yang baru terkait tentang Suara, Karya, dan Raga. Di Solo sendiri tren wellness memang lagi segitunya. Jadi Kota Solo itu bisa dikenal sebagai Solo Living atau Slow Living. Ke depan pun kami juga ingin membuat city branding yang baru tentang Wellness City," ujar Respati.
Suaraga 2026 sendiri bakal menyuguhkan konser musik dan sesi wellness. Untuk konser musik sendiri, Suaraga bakal dimeriahkan oleh musisi kenamaan Tanah Air seperti Maliq & D'Essentials, Sore, Nadhif Basalamah, Silampukau, Fanny Soegi, Ali, Ucupop, serta Man Osman & Traffic Jam (Keroncong Set).
Selain itu, penonton juga nantinya juga bakal bisa menikmati penampilan musisi sekaligus mengikuti berbagai aktivitas untuk raga mulai dari yoga, mat pilates hingga Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) bersama para praktisi yoga seperti Anjasmara, Laila Munaf dan Amanda Tasning.
Program ini juga bakal menghadirkan rangkaian pengalaman eksklusif seperti Beksan Laku Jawi & Laras Wening serta Racik Candra Raksi, yang menggabungkan olah gerak, meditasi, refleksi diri, dan eksplorasi aroma dalam satu perjalanan yang holistik.
Melengkapi perjalanan budaya, para pengunjung juga akan disuguhi pertunjukan seni tradisional lokal asli Solo yang memukau, mulai dari pementasan Wayang Kulit, Wayang Orang, tarian tradisional, musik keroncong, hingga surga kuliner khas dari para pelaku UMKM lokal Solo.
Bagi Sobat Medcom yang tertarik menghadiri Suaraga Fest 2026, harga tiket acara ini dibanderol mulai dari Rp150 ribu hingga Rp1 juta dan dapat kalian beli tiketnya melalui platform Tiket.com mulai tanggal 25 Mei 2026.