Loh Kok Tum Band (Foto: instagram)
Loh Kok Tum Band (Foto: instagram)

Reno Fahreza Temukan Ruang Baru Bersama Yuke Dewa 19 dan Ello di Loh Kok Tum Band

Elang Riki Yanuar • 29 Oktober 2026 08:00
Ringkasnya gini..
  • Reno Fahreza menjadikan Liam Gallagher sebagai inspirasi bermusik dan mengembangkan kreativitas bersama Loh Kok Tum Band.
  • Bergabung dengan Yuke Sampurna, Ello, Eno Gitara, Stevie Item, dan Magi Trisnandi, Reno Fahreza menemukan ruang kolaborasi lintas band.
  • Loh Kok Tum Band tengah menyiapkan single perdana setelah membawakan lagu-lagu populer Indonesia dan internasional dalam berbagai penampilan.
Jakarta: Reno Fahreza menjalani perjalanan bermusik bersama Loh Kok Tum Band dengan membawa inspirasi dari salah satu ikon rock dunia, Liam Gallagher. Vokalis Oasis tersebut menjadi sosok yang memengaruhi karakter bermusik Reno, yang kini berbagi panggung dengan sejumlah musisi berpengalaman, termasuk Yuke Sampurna dari Dewa 19 dan Marcello Tahitoe alias Ello.

Bagi Reno, musik bukan sekadar aktivitas di atas panggung. Musik menjadi ruang untuk mengekspresikan diri, mengeksplorasi kreativitas, sekaligus membangun hubungan dengan pendengar. Pengalaman bersama musisi dari latar belakang berbeda juga memberinya kesempatan untuk terus berkembang.

Ketertarikan Reno terhadap Liam Gallagher tidak terlepas dari karakter vokal dan gaya panggung sang musisi yang khas. Sosok vokalis Oasis tersebut dikenal memiliki pembawaan yang kuat ketika tampil, sesuatu yang menjadi inspirasi bagi Reno dalam menjalani perjalanan bermusiknya.

Di luar urusan musik, Reno juga memandang pengalaman hidup sebagai bagian penting dalam membentuk kepribadian. Baginya, loyalitas, ketulusan, dan komitmen merupakan nilai yang perlu dijaga, baik dalam hubungan antarmanusia maupun ketika menjalani profesi sebagai musisi.
 

Nilai-nilai tersebut turut ia bawa ketika bergabung dengan Loh Kok Tum Band. Grup musik ini mempertemukan enam musisi yang telah memiliki perjalanan panjang di industri musik Indonesia, sehingga setiap personel membawa karakter dan pengalaman masing-masing ke dalam band.

Selain Reno Fahreza, formasi Loh Kok Tum Band diisi Marcello Tahitoe atau Ello, Yuke Sampurna dari Dewa 19, Eno Gitara dari NTRL, Stevie Item dari Deadsquad dan Andra & The Backbone, serta Magi Trisnandi dari /rif. Perpaduan latar belakang tersebut menjadi salah satu daya tarik grup yang mengeksplorasi beragam warna musik.

Kehadiran Reno di tengah para musisi tersebut juga menghadirkan kesempatan untuk saling bertukar pengalaman. Dinamika antarpersonel menjadi bagian dari proses kreatif yang membutuhkan komunikasi terbuka dan kemampuan menghargai perbedaan.

"Perbedaan pendapat merupakan bagian wajar dalam proses kreatif yang dapat menghasilkan perspektif baru ketika disikapi dengan keterbukaan dan rasa saling menghargai," kata Reno.

Bagi Reno, perbedaan karakter bukan sesuatu yang harus dihindari. Sebaliknya, keberagaman gagasan dapat menjadi modal untuk menghasilkan penampilan yang menarik selama setiap personel memiliki tujuan yang sama dalam bermusik.

Loh Kok Tum Band sendiri dikenal membawakan lagu-lagu populer dari berbagai era, terutama karya yang lekat dengan musik era 1990-an hingga 2000-an. Tak hanya lagu Indonesia, repertoar mereka juga mencakup karya musisi internasional, termasuk lagu-lagu dari Oasis, Bon Jovi, The Cure, Duran Duran, dan Radiohead. 

Di tengah aktivitas panggung, Loh Kok Tum Band juga memiliki rencana untuk memperkenalkan karya orisinal. Reno menyampaikan bahwa mereka tengah mempersiapkan sebuah single yang masih dalam tahap pengerjaan. Karya tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pendengar sekaligus memperkuat identitas musik band.






 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA