Jakarta: Grup musik The Changcuters mengenang momen tur pertama mereka ke Inggris awal tahun ini. Mini tur bertajuk Berangkat ke UK itu menggelar konser di tiga kota—Newcastle, Edinburgh, dan London—pada 12–23 April kemarin.
Mereka mengungkit rencana di balik rangkaian konser tersebut. Dipa, manajer sekaligus bassist, menyebut bahwa tur ini diadakan untuk diaspora-diaspora Indonesia.
“Ya, walaupun memang kan dari awal juga memang targetnya The Changcuters ke sana itu bukan buat orang UK gitu, tapi buat orang-orang Indonesia yang ada di sana,” kata di Jakarta.
Ia menilai bahwa lagu "Hijrah ke London" memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia yang tinggal di Inggris. Menurut Dipa, antusiasme penonton saat menyanyikan lagu tersebut bersama-sama menjadi salah satu momen paling berkesan bagi The Changcuters.
“Dan ternyata itu (lagu ‘Hijrah ke London’) jadi semacam soundtrack-nya mereka gitu. Jadi, ketika kita membawakan itu di sana dengan bareng-bareng, nyanyi bareng orang Indonesia, ya tetap terasa (bangga) ya,” cerita Dipa.
“Maksudnya, lagu itu sudah 20 tahun kita bawain masih di keliling Indonesia. Tiba-tiba kita nyampe di sana dan direspon bagus. Ya, satu kata sih terharu kalau gua,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Tria turut mengenang bagaimana lagu "Hijrah ke London" pertama kali diciptakan. The Changcuters tidak pernah membayangkan kalau mereka bisa benar-benar membawakannya langsung di Inggris.
“Ya, jadi memang karena waktu dibikin lagunya itu, kan, juga sebetulnya, mah, itu, mah, cuman, apa ya, ngimpi-ngimpi (anak-anak). Ya kayak, udah nggak akan mungkin jugalah kejadian band ini manggung di sana. Gitu lah bayangannya waktu bikin itu gitu kan,” ujar Tria.
Tria mengaku momen tersebut menjadi salah satu pengalaman paling emosional sepanjang perjalanan karier The Changcuters. Ia bahkan berusaha menahan haru saat akhirnya membawakan lagu itu di kota yang selama ini hanya mereka impikan.
Menurutnya, perasaan itu semakin kuat ketika para penonton ikut menyanyikan lagu tersebut bersama-sama.
“Sampai akhirnya kita usahain terus jadi nyampe di sana bawain ‘Hijrah ke London’ di London. Meskipun meskipun kelihatannya kayak ‘Cie’ gitu ya, tapi memang itu yang kejadian. Saya juga udah udah nahan-nahan untuk, kayak, tidak terharu, tidak apa gitu,” kenang vokalis tersebut.
“Tapi kayak pas sudah ngebawain, ada emosinya gitu pas mereka nyanyi gitu, kayak ‘wah anjir ini lucu banget. Ini edan banget. Ini sampai juga akhirnya ke London kita gitu, bawain ‘Hijrah ke London’’,” tandasnya.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan