Kabar bahagia ini disampaikan oleh The Changcuters melalui unggahan terbaru di akun Instagram resmi band mereka. Dalam unggahan tersebut, mereka memastikan akan menyambangi tiga kota, yakni Newcastle, Edinburgh, dan London.
Bagi Tria (vokal), Qibil (gitar), Alda (gitar), Dipa (bass), dan Erick (drum), tur ini menjadi momen istimewa dalam perjalanan karier mereka. Setelah dua dekade, lagu "Hijrah ke London" yang awalnya lahir dari keisengan dan imajinasi, kini benar-benar menjelma menjadi kenyataan.
"Tidak semua mimpi langsung menemukan jalannya. Sebagian hanya bertahan, disimpan, lalu diuji oleh waktu," tulis The Changcuters di Instagram pada Selasa, 10 Februari 2026.
Mereka juga mengenang proses lahirnya lagu tersebut yang diciptakan sekitar 20 tahun lalu. Saat itu, "Hijrah ke London" bukanlah rencana serius, melainkan sekadar lagu “halu” yang kerap dibawakan di atas panggung, lengkap dengan jargon khas “Captain Qibil” yang sudah akrab di telinga penggemar.
"Lagu 'Hijrah Ke London' lahir dua puluh tahun lalu. Bukan sebagai rencana, karena memang awalnya hanya lagu yang lahir dari khayalan, iseng-isengan yang kami rawat di panggung memberangkatkan penonton melalui jargon 'Captain Qibil' (sepertinya kalian tau harus jawab apa)," lanjut mereka.
Kini, lagu tersebut tak lagi sekadar lirik dan gimmick panggung. Ia berubah menjadi langkah nyata.
"Kini, lagu itu tidak lagi berhenti di lirik. la menjelma jadi langkah. Menjadi rute. Menjadi sebuah perjalanan yang akhirnya kami jalani," tutup The Changcuters.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News