Dewa Budjana, Musisi yang Mampu Tembus Sekat Agama

Agustinus Shindu Alpito 13 Mei 2018 11:19 WIB
musik indonesia
Dewa Budjana, Musisi yang Mampu Tembus Sekat Agama
Dewa Budjana (Foto: Medcom.id/Shindu Alpito)
Jakarta: Musik menyatukan perbedaan. Hal itu dapat dibuktikan secara gamblang oleh Dewa Budjana lewat karya-karyanya. Budjana dikenal sebagai gitaris Gigi dan memiliki proyek solo. Bersama Gigi, Budjana merilis banyak lagu-lagu religi yang kerap diputar ketika Ramadan.

Budjana sendiri dikenal sebagai penganut Hindu dan lewat karya-karyanya dia tak membangun sekat perbedaan. Tidak hanya lagu religi bernuansa Islami, Budjana juga merilis album lagu Natal dan lagu Buddhis.

“Awalnya Gigi bikin album religi 2004, waktu itu Thomas bilang mau cover lagu Nasida Ria, dia ngajak bawain lagu itu. Saya cuma bilang nge-band enggak pakai KTP (tidak perlu melihat agamanya apa). Buat saya enggak masalah,” kata Budjana dalam aksinya di @america, Pacific Place, Jakarta, beberapa waktu lalu.


Keputusan Gigi membawakan lagu religi disambut baik oleh masyarakat. Hal itu berdampak pada padatnya jadwal panggung mereka.

“Pernah waktu bulan puasa 35 kali manggung selama Ramadan. Buat saya sendiri, saya mungkin minoritas. saya enggak pernah melihat agama. Justru saya banyak dapat pelajaran, saya  pernah ke Pesantren Suralaya, bahkan saya di sana dimasakin saat bulan puasa. Mereka menghargai saya yang tidak berpuasa.”

“Saya bikin album Natal dan album Buddha. Musik itu musik aja musik menyatukan semua,” ujar Budjana.

Beberapa hit "religi" Gigi yang populer antara lain Akhirnya, Pintu Sorga dan Mohon Ampun. Album natal Budjana dirilis pada 2003 dengan judul Christmas Collection. Sedangkan album lagu-lagu Buddhis Dewa Budjana dirilis pada 2017 dengan tajuk In Metta. Album In Metta dikerjakan Budjana dengan berkolaborasi bersama musisi asal Malaysia, Imee Ooi.




 



(ASA)