Pop-Up Zone dibuka dalam dua sesi. Sesi pertama pada pukul 10.00 WIB khusus pengguna Spotify Premium, sedangkan sesi kedua mulai pukul 18.00 WIB untuk umum.
Ketika ditemui awak media, CEO Juni Records Boim menyebut bahwa Pop-Up Zone ini bertujuan untuk menghidupkan semesta album Semoga Hanya di Mimpi. Pemilihan lokasi acara di Citos juga dilakukan bukan tanpa alasan.
"That's why kita bikinnya pop-up-nya juga di Citos. Yang apa ya, mal yang memang kita udah bawa juga di music video ‘Rabun Jauh.’ Terus juga yaudah kita buat mading, kita buat instalasinya yang 2000-an gitu lah," ujarnya.
"Jadi intinya universe ini, universe 2000-an di musik kita coba translate ke pop-up zone ini gitu," tegas Boim.
Ini merupakan pop-up pertama Juni Records yang diadakan di dalam pusat perbelanjaan. Sebelumnya, mereka hanya mengadakan instalasi para artis secara eksklusif di setiap venue konser.
Antusiasme para penggemar terlihat dari antrean yang sudah mengular sejak pukul 06.00 WIB meski instalasi baru resmi dibuka pada pukul 10.00 WIB.

Salah satu merchandise yang paling diburu adalah box set berisi CD dan mini album. Juni Records hanya menyediakan sekitar 100 unit setiap harinya. Pemilik box set juga berkesempatan mengikuti sesi meet and greet serta penandatanganan bersama Bernadya.
Melalui pantauan Medcom.id, boxset Bernadya sudah ludes terjual sekitar pukul 12.00 WIB atau dua jam setelah sesi registrasi pengunjung Spotify Premium.
Selaras dengan tema rilisan terbarunya, acara ini mengusung era 2000-an, Semoga Hanya di Mimpi Pop-Up Zone ini menghadirkan sejumlah instalasi yang bisa dinikmati para pengunjung, mulai dari mading foto hingga permainan arcade lawas.
Zona Registrasi

Pengunjung sesi pertama diminta untuk menunjukkan akun Spotify Premium mereka sebagai syarat registrasi utama. Satu akun Spotify hanya berlaku untuk satu pengunjung yang ditandai dengan gelang penanda (wristband).
Pengguna Spotify Premium juga mendapat kesempatan lebih awal untuk membeli merchandise edisi terbatas.
Selama persediaan masih ada, seluruh pengunjung akan mendapatkan freebies berupa stiker, gantungan kunci, serta kartu pos (postcard) bertema Bernadya. Juni Records juga mengadakan permainan stamp rally di mana pengunjung dapat mengumpulkan cap agar ditukar menjadi hadiah.
Zona Mading Foto

Setelah pengunjung melakukan registrasi, mereka akan disuguhkan sebuah mading yang memajang koleksi foto serta poster Bernadya dalam album ini. Para pengunjung juga bisa menulis pesan untuk sang musisi lewat kertas tempel kecil.
Zona Photo Wall Era 2000-an

Di sebelahnya, para pengunjung dapat berfoto dalam instalasi photo wall yang terinspirasi dari tema album Semoga Hanya di Mimpi dari Bernadya. Tumpukan televisi tabung dan handycam melengkapi nuansa era 2000-an di booth ini.
Zona Merchandise Juni Records

Para penggemar Bernadya juga bisa membeli merchandise resmi yang dibanderol mulai dari Rp18 ribu untuk paket stiker sampai Rp478 ribu untuk Semoga Hanya di Mimpi Box Set. Tersedia juga kaos dan topi yang terinspirasi dari rilisan terbaru ini.
Zona Listening Session dari Spotify

Kemudian, para pemilik akun Spotify Premium dapat mendengarkan trek-trek dari album terbaru Bernadya pada booth Spotify. Di area ini, pengunjung dapat mencoba fitur Lossless Experience yang menghadirkan kualitas audio beresolusi tinggi tanpa kompresi.
Zona Panggung Meet and Greet

Pemilik box set berkesempatan mengikuti sesi meet and greet sekaligus mendapatkan tanda tangan Bernadya. Mereka juga dapat mengabadikan momen bersama di area panggung tersebut.
Zona Arcade

Sebelum pengunjung keluar dari area pop-up zone, Juni Records menyediakan permainan mesin capit yang berisi hadiah merchandise dan mesin arcade lawas yang menampilkan permainan tahun 2000-an, seperti Pac-Man.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda