konser Harapan dalam Harmoni (Foto: instagram)
konser Harapan dalam Harmoni (Foto: instagram)

Konser Harapan dalam Harmoni Galang Donasi untuk Pengobatan Anak-Anak

Elang Riki Yanuar • 22 Oktober 2026 23:21
Ringkasnya gini..
  • Nada Kasih dan Let's Share Health Care mengumpulkan donasi Rp414,6 juta lewat konser Harapan dalam Harmoni untuk mendukung pengobatan gratis bagi pasien yang membutuhkan.
  • Sebanyak 416 penonton menyaksikan 15 lagu dalam konser amal Nada Kasih di Gedung Kesenian Jakarta yang menggalang bantuan bagi anak-anak dengan kebutuhan medis.
  • Let's Share Health Care telah mendampingi ratusan pasien dari berbagai daerah, termasuk Felia yang mendapat bantuan selama setahun setelah mengalami luka bakar luas.
Jakarta: Konser amal Harapan dalam Harmoni yang digelar Nada Kasih bersama Let's Share Health Care berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp414,6 juta. Konser yang berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta pada Minggu, 11 Oktober 2026, ini menghadirkan pertunjukan musik sekaligus menggalang dukungan untuk anak-anak yang membutuhkan layanan kesehatan.

Sebanyak 416 orang menghadiri konser tersebut dari total kapasitas 476 kursi yang tersedia. Sebanyak 15 lagu dibawakan dalam pertunjukan yang melibatkan musisi muda dan sejumlah pihak yang mendukung kegiatan amal tersebut.

Nada Kasih merupakan kelompok musik yang beranggotakan lima remaja, yakni Kinsella Chelsy Wong, Felicia A. Siamir, Amanda Haryono, Petra Sosrosaputra, dan Candice Alyson Fendrawan. Melalui konser Harapan dalam Harmoni, mereka ingin menunjukkan bahwa musik dapat menjadi sarana untuk berbagi dan membantu sesama.

Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada Yayasan Let's Share Health Care untuk mendukung layanan pengobatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama pasien anak. Seluruh donasi diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan pengobatan.

Konser ini dipandu Arry Kirana, vokalis grup musik Warna yang dikenal sejak era 1990-an. Penyelenggaraannya merupakan hasil kolaborasi Nada Kasih dengan Let's Share Health Care, Ohana, Santa Ursula Orkestra Jakarta, dan Bina Musik Jakarta.

Pembina Let's Share Health Care, Hayono Isman, mengapresiasi kolaborasi yang mempertemukan musik dan kepedulian sosial tersebut. Dia berharap kegiatan semacam ini dapat menjaga semangat masyarakat untuk terus membantu orang-orang yang membutuhkan.

"Semangat untuk membantu tetap menyala di hati kita dalam keadaan apapun juga. Dengan event ini dengan rasa kasih. Kegiatan ini patut kita dukung dan semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati kita semua," ujar Hayono Isman di sela-sela acara.

Founder Let's Share Health Care, dr. Rininta Christabella, juga menyampaikan terima kasih kepada Nada Kasih, para orang tua, dan seluruh pihak yang mendukung konser amal tersebut. Dia memastikan donasi yang terkumpul akan diberikan kepada pasien yang membutuhkan.
 
img_0893_933d180f-b0bf-4b01-8f31-346cc70cc9fe


"Terima kasih kepada orang tua dan Nada Kasih dan jajaran musik yang sudah berkontribusi, terima kasih setiap ketulusannya dan seluruh donasi langsung diberikan kepada pasien yang membutuhkan," kata dr. Rininta Cristabella.

Let's Share Health Care berdiri pada 2015 ketika Rininta masih menjalani pendidikan dokter muda atau co-ass. Saat itu, sejumlah kebutuhan pengobatan dan peralatan medis belum sepenuhnya ditanggung jaminan kesehatan sehingga sebagian pasien mengalami kesulitan mendapatkan perawatan.

Bersama Dita Soedarjo dan sejumlah rekan, Rininta kemudian membentuk yayasan nirlaba untuk membantu pasien yang kurang beruntung. Hingga kini, yayasan tersebut telah mendampingi ratusan pasien dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk anak-anak yang menjalani rawat jalan maupun perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Salah satu pasien yang pernah mendapat bantuan adalah Felia, anak berusia 4 tahun 10 bulan yang mengalami luka bakar luas ketika berusia dua tahun. Setelah dirujuk ke RSCM, Felia mendapatkan pendampingan dari Let's Share selama satu tahun.

Rininta menjelaskan, Felia menjalani operasi yang membutuhkan pencangkokan kulit dari kakeknya. Kisah tersebut menjadi salah satu gambaran perjuangan pasien anak yang membutuhkan dukungan medis dan pendampingan selama proses pemulihan.

Bagi Nada Kasih, konser Harapan dalam Harmoni bukanlah akhir dari upaya mereka untuk membantu anak-anak yang membutuhkan layanan kesehatan. Kelompok musik yang dipimpin Kinsella Chelsy Wong itu berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

"Kita tidak akan berhenti di sini dan akan terus berjalan untuk membantu anak-anak kecil Indonesia yang membutuhkan," ungkap Kinsella Chelsy Wong, pendiri dan Ketua Nada Kasih.





 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA