Indra 7 (Foto: dok. Indra 7)
Indra 7 (Foto: dok. Indra 7)

Setelah Dirilis dalam Format Kaset, Album Terbaru Indra 7 Kini Tersedia dalam Versi Digital

Hiburan electronic dance music (edm) Musik Indie
Medcom • 06 Mei 2022 16:32
Jakarta: Perjalanan awal karir musik Indra Asikin Isa yang penting dicatat adalah era Agus Sasongko & FSOP (Future Sound of Pejaten), yang kemudian menjadi Media Distorsi di awal 2000-an. Mengusung konsep electronica, grup tersebut berkesperimen di area trip hop, IDM (Intelligent Dance Music), lounge, hingga ambient. Kemunculan rilisan Media Distorsi bertajuk Chapter 01: The Beginning menjadi salah satu favorit bawah tanah yang berbeda di era indie-pop tersebut.
 
Setelah Media Distorsi tidak aktif lagi, dia menggeluti sirkuit techno dalam beragam entitas dan inisiatif seperti Microchip dan Jakarta Techno Militia. Sekali lagi, Indra yang tampil dengan moniker Indra7 menunjukan konsistensi bermusiknya yang khas dan cenderung berbeda dengan pergerakan kancah lantai dansa ibu kota dari pertengahan hingga akhir 2000-an. “Edgy sound dan bassline yang kental menjadi ciri Indra dalam setiap setnya,” kata Remy Irwan (Dafkaf) menguraikan persona Indra7 sebagai disc jockey.
 
Dekade 2010-a  menjadi periode di mana pendekatan bermusik Indra7 semakin diterima dan diakui banyak pihak di kancah domestik. Hal ini terbukti pada tahun 2011 dan 2019, beberapa entitas menyematkan status Techno DJ of the Year kepadanya. Bagi banyak orang, Indra7 adalah metalhead dengan sensibilitas rock and roll dalam kadar akut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saking metalnya, sampai lupa bahwa dia adalah salah satu pelopor musik elektronik Jakarta. Karena dulu sering di Monday Mayhem memutarkan metal, post-punk, Britpop, dan lainnya, sampai lupa bahwa dia aktif memainkan techno dengan kolektifnya,” kata Henry Foundation (Goodnight Electric).
 
Dari perspektif produksi musik, rilisan bertajuk ‘Gabriel EP’ (diambil dari nama putranya), Indra7 mengeksplorasi estetika kegelapan dengan elemen bebunyian yang dekat dengan industrial techno––metalik, machinery, dan distortif. Ia mencoba banyak hal baru dengan ruang berkesperimen yang luas dalam proses rekaman untuk Dead Pepaya, label yang mengacuhkan batasan konservatif dalam menyajikan rilisan electronic/club music dari Indonesia. Tiga original track yang diproduksinya merupakan rekam jejak penuh jam terbang dan gambaran bahwa
keras tidak perlu ngegas. Indra7 hadir dengan self-awareness yang kuat. Setiap potongan ditata secara delicate dengan atmosfir nada minor hingga bergetar ketika beat dan thud four-on-the- floor menyeruak.
 
Ikut melengkapi rilisan pendek tersebut, Turismo Avenue, yang merupakan bagian dari Dead Pepaya, mengambil slot remix salah satu track. Sumbangannya adalah nomor breaks yang pecah.
 
Untuk pertama kali, Gabriel EP dirilis terbatas sebanyak 20 copies dalam bentuk kaset pada perhelatan Record Store Day Jakarta 2022. Selanjutnya, pendistribusian rilisan tersebut untuk publik dalam format kaset C-30 dan digital dimulai tanggal 6 Mei 2022.
 
-
 
 
 
(ASA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif