Wakil Camp Broadway Indonesia yang berangkat ke Amerika (Foto: instagram)
Wakil Camp Broadway Indonesia yang berangkat ke Amerika (Foto: instagram)

6 Remaja Indonesia Tampil di Orkestra Independen Terbesar Amerika

Elang Riki Yanuar • 13 April 2026 22:15
Ringkasnya gini..
  • CBI kembali dipercaya tampil di Carnegie Hall New York pada 27 April 2026, mewakili Indonesia di The New York Pops Anniversary Gala.
  • Enam remaja Indonesia terpilih dari audisi Jakarta dan akan bergabung dengan 60 peserta dunia, jadi wakil Asia Tenggara di panggung global.
  • CBI jalani bootcamp 8 sesi, dapat mentoring Lea Simanjuntak dan kolaborasi RAFA Dance demi tampil maksimal di konser penghormatan Stephen Schwartz.
Jakarta: Camp Broadway Indonesia (CBI) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan membawa talenta muda Tanah Air tampil di panggung internasional. Program pengembangan seni pertunjukan ini terus membuktikan komitmennya dalam menjadikan teater musikal sebagai ruang tumbuh bagi anak-anak dan remaja yang ingin mengasah kemampuan akting, vokal, dan tari.
 
Tahun ini, CBI kembali dipercaya untuk tampil dalam ajang bergengsi The New York Pops 43rd Anniversary Gala yang akan digelar di Carnegie Hall, New York City. Konser spesial tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 27 April 2026, di salah satu gedung konser paling legendaris di dunia.
 
Keikutsertaan CBI bukanlah hal baru. Sebelumnya, program ini telah beberapa kali mencatat penampilan sukses bersama The New York Pops. Namun, kesempatan tampil di Carnegie Hall selalu menjadi pencapaian prestisius yang menegaskan kualitas dan potensi generasi muda Indonesia di bidang seni pertunjukan.

Melalui proses audisi yang berlangsung di Jakarta, CBI menyeleksi peserta terbaik dari 30 pendaftar. Hasilnya, enam peserta muda berbakat terpilih untuk mewakili Indonesia dan bergabung bersama Camp Broadway Ensemble di panggung internasional.
 
Enam peserta tersebut adalah Alyra Karissia Riza (13), Alysa Hana Mayko (13), Anastasia Christina Karunia (15), Gianna Anabelle Soetikno (13), Jenna Kalila Marciano (12), serta Natasha Marianne Subari (16). Mereka akan menjadi wajah Indonesia dalam perhelatan besar yang melibatkan puluhan talenta muda dari berbagai negara.
 
Keenamnya merupakan bagian dari total 60 anak dan remaja usia 12 hingga 17 tahun yang terpilih dari seluruh dunia. Dengan demikian, kehadiran Camp Broadway Indonesia menjadi representasi penting Asia Tenggara dalam acara musik internasional yang selalu mendapat perhatian luas.
 
Proses seleksi dan pembinaan awal dilakukan di bawah pengawasan Susan E. Lee, pendiri Broadway Education Alliance (BEA) Inc., bersama Theo Lencicki, sutradara sekaligus koreografer Camp Broadway Ensemble New York. Keduanya turut memberikan arahan dalam proses kurasi agar peserta yang terpilih sesuai dengan standar pertunjukan internasional.
 
Setelah itu, audisi lanjutan serta pelatihan intensif dipimpin oleh tim kreatif Camp Broadway Indonesia. Tim tersebut terdiri dari Adit Marciano sebagai Direktur Artistik, Robertus Darren sebagai instruktur akting, Moe sebagai pengarah vokal, dan Felicia Chitra sebagai koreografer.
 
Menjelang keberangkatan ke New York, para peserta menjalani delapan sesi bootcamp dan workshop intensif. Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan teknis mereka dalam berbagai aspek seni pertunjukan, mulai dari pendalaman karakter, ketepatan vokal, hingga koreografi yang disiplin.
 
Salah satu peserta audisi yang masuk kategori Top 12, Carissa Bellvania (13), juga turut mengikuti rangkaian Jakarta Bootcamp bersama para peserta Top 6. Kehadirannya memberi warna tersendiri dalam proses latihan dan memperkuat atmosfer kompetitif yang sehat.
 
Dalam salah satu sesi penting, CBI mengundang penyanyi ternama Lea Simanjuntak untuk memberikan pelatihan vokal secara langsung kepada tujuh peserta. Pengalaman tersebut menjadi salah satu momen paling berharga karena para peserta mendapat kesempatan belajar langsung dari sosok profesional.
 
"Bertemu dengan gadis-gadis berbakat ini, mereka tidak sulit diajar. Ketika saya masuk ke ruangan, mereka sudah sangat terbuka. Itu pengalaman yang sangat menyenangkan," kata Lea Simanjuntak. 
 
Selain pelatihan vokal dan akting, CBI juga memperkaya konsep penampilan tahun ini lewat kolaborasi dengan RAFA Dance. Kelompok seni pertunjukan tersebut dikenal sebagai salah satu yang terkemuka di Indonesia dan ikut membantu memperkuat materi koreografi.
 
Partisipasi Camp Broadway Indonesia dalam acara ini semakin menegaskan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di level global. CBI pun menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang aman dan inklusif bagi generasi muda yang ingin menekuni seni pertunjukan secara profesional.
 
The New York Pops sendiri merupakan orkestra musik pop independen terbesar di Amerika Serikat yang berada di bawah arahan Direktur Musik sekaligus dirigen Steven Reineke. Setiap tahunnya, konser gala mereka menjadi perayaan musik yang dihadiri tokoh penting dunia hiburan.
 
Pada edisi ke-43 ini, gala akan memberikan penghormatan khusus kepada Stephen Schwartz, komposer dan penulis lirik musikal yang dikenal luas lewat karya-karyanya yang ikonik.
 
Stephen Schwartz telah menciptakan sejumlah musikal besar seperti Wicked, Godspell, dan Pippin. Selama lebih dari lima dekade berkarya, ia berhasil mengukir pengaruh besar di dunia teater musikal dan meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk tiga Academy Awards, tiga Grammy Awards, serta satu Drama Desk Award.
 
Konser tersebut juga akan semakin meriah karena menghadirkan deretan guest artists papan atas. Beberapa di antaranya adalah Ben Platt, Lindsay Mendez, Shoshana Bean, Auliʻi Cravalho, hingga Judy Kuhn.
 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA