Dikta mengatakan bahwa album Unapologetic sangat berbeda dari karya terdahulu, khususnya EP Sendiri yang dirilis pada 2022.
Perubahan tersebut terlihat mulai dari warna musik, pemilihan instrumen, hingga aransemennya.
“Ini adalah sesuatu yang benar-benar baru dibanding karakter saya yang sebelum-sebelumnya,” kata Dikta di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Mei 2026.
Eksplorasi Warna Musik Baru
Mengenai perubahan warna musiknya, Dikta mengaku tidak keberatan jika ada pihak yang menentang karya barunya tersebut. Fokus utamanya kali ini adalah memberikan persembahan terbaik bagi para pendengarnya.“Sesuai judul albumnya, saya tidak akan menyesal (Unapologetic). Saya tidak mau memikirkan hal-hal lain di luar album ini. Saya berusaha menyenangkan teman-teman saya yang mendengarkan,” kata Dikta.
Baca Juga :
Dilarang Orang Tua Bermusik, Dikta: Gue Lawan
Dikta menggarap album Unapologetic hanya dalam waktu dua bulan. Meski durasinya singkat dan menantang, ia mengaku lebih suka bekerja dengan ritme yang cepat dan spontan.
“Saya itu orangnya senang bekerja dadakan karena kalau terlalu lama direncanakan biasanya saya cepat bosan di tengah jalan,” ujar Dikta.
“Akhirnya pengerjaannya sangat mepet deadline, sampai kami kurang tidur dan suasananya cukup chaos. Tapi syukurlah, 6 lagu berhasil diselesaikan,” tambahnya.
Proses Produksi yang Intens
Menurutnya, Unapologetic memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan album pertamanya. Proses produksi kali ini dirasa jauh lebih intens karena keterbatasan waktu.“Ini jauh lebih gila dibanding EP pertama yang berisi 5 lagu tapi dikerjakan dalam waktu 4 bulan. Kali ini kami benar-benar mengejar deadline dengan tekanan yang sangat tinggi,” ucap Dikta.
Ia juga menjelaskan alasan baru kembali merilis EP setelah hampir empat tahun. Salah satu faktor utamanya adalah selesainya proses pencarian jati diri dalam bermusik.
“Tahun lalu saya merasa sudah saatnya membuat sesuatu yang benar-benar saya sukai. Sekarang saya ingin lebih jujur dan apa adanya, meskipun saya ini orangnya gampang lupa dan agak labil,” jelasnya.
Makna di Balik Judul Unapologetic
Pemilihan judul album terbaru ini dianggap sangat menggambarkan kepribadiannya saat ini. Nama tersebut muncul dari diskusi bersama orang terdekatnya.“Itu ide dari Om Adit (judul albumnya). Dia salah satu orang yang sangat kritis dan sangat memperhatikan saya. Dia (Adit) melihat album ini menunjukkan karakter baru saya. Jadi dia bilang, ‘Ini lo banget, unapologetic’,” ungkap Dikta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News