Ketua Umum Yayasan AMI, Chandra Darusman, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima 5.360 lagu terdaftar untuk gelaran tahun ini. Dari total pendaftaran tersebut, panitia menyaring kompetisi ke dalam 67 kategori, termasuk empat kategori baru.
Musisi Mendominasi Nominasi
Andi Rianto dan Isyana Sarasvati menjadi musisi yang mendominasi AMI Awards 2026 dengan masing-masing mengantongi 8 nominasi. Keduanya menguasai sektor teknis, orkestrator, hingga kategori umum bergengsi, seperti Album Terbaik Terbaik untuk Isyana lewat album EKLEKTIKO dan Karya Produksi Terbaik Terbaik untuk Andi Rianto lewat lagu "kota ini tak sama tanpamu".
Sementara itu, Idgitaf dan Tulus menjadi penyanyi solo paling dominan di ranah Pop. Karya mereka sukses menembus dua kategori utama, yakni Album Terbaik Terbaik dan Karya Produksi Terbaik Terbaik.
Daftar Lengkap Nominasi AMI Awards 2026
Bidang PopArtis Solo Wanita Pop Terbaik
Bernadya — Rabun Jauh (Semoga Hanya di Mimpi)
Ghea Indrawari — 1000X (Rasi Bintang)
Idgitaf — Rutinitas (Berusaha di Bawah Hujan)
Lyodra — Teganya Kau (Teganya Kau)
Mahalini — Untuk Yang Bersama Nya (Koma,)
Artis Solo Pria Pop Terbaik
Ifan Seventeen — Jangan Paksa Rindu – Beda (Resonance)
Pamungkas — Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan (Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan)
Raim Laode — Iqro (Iqro')
Rony Parulian — Wals Akhir Zaman (Wals Akhir Zaman)
Tulus — Teh Hijau (Teh Hijau)
Duo/Grup Pop Terbaik
For Revenge — Bandung Hari Ini (Perayaan Patah Hati – Babak 2)
Juicy Luicy — Gurun Hujan (Gurun Hujan)
Lomba Sihir — Melompat Lebih Tinggi (Melompat Lebih Tinggi)
Perunggu — Pikiran Yang Matang (Dalam Dinamika)
Sheila on 7 — Sederhana (Sederhana)
Pencipta Lagu Pop Terbaik
Adrian Khalif, Belanegara Abimanyu, Iqbal Siregar, Kaleb Jonathan, dan Rizky Febian — Alamak (Rizky Febian, Adrian Khalif)
Bernadya Ribka, Rendy Pandugo, dan Mohammed Kamga — Rabun Jauh (Bernadya)
Happy Andromeda dan Dimas Bokor — Bahagia Lagi (Piche Kota)
Muhammad Tulus — Teh Hijau (Tulus)
Putra Permana dan Ari Lesmana — Sesi Potret (enau, Ari Lesmana)
Penata Musik Pop Terbaik
Andi Rianto — Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi) (Yovie Widianto, Andi Rianto, Rony Parulian)
Ivan Tangkulung — Terima Kasih (Naura Ayu)
Kevin Pangestu — Sesi Potret (enau, Ari Lesmana)
S/EEK — Tuhan Tahu Kita Saling Cinta (Fajar Noor)
Yoseph Sitompul — Teh Hijau (Tulus)
Album Pop Terbaik
Berusaha di Bawah Hujan — Idgitaf (Idgitaf Musik)
Dalam Dinamika — Perunggu (Podium Ent.)
Iqro' — Raim Laode (Halemia (SoundOn))
Retrospektif — Afgan (Trinity Optima Production)
Semoga Hanya di Mimpi — Bernadya (JUNI Records)
Bidang Rock
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik
510 — Ritual (Spiritual)
For Revenge dan Stand Here Alone — UKYdS (Perayaan Patah Hati – Babak 2)
Pee Wee Gaskins — Bermimpi (Salute From Pee Wee Gaskins)
Stereo Wall — Sisa Asa (Sisa Asa)
Sukses Lancar Rejeki — Ke Pasar Bareng Emak (Bisa Meledak)
Album Rock Terbaik
ABG (Akbar Bagus Giox) — ABG (Akbar Bagus Giox) (Bend And Break Records)
Bisa Meledak — Sukses Lancar Rejeki (Kobra Musik)
Jahanam — Black Horses (FireFly Records)
Salute From Pee Wee Gaskins — Pee Wee Gaskins (Wecord Evermore Indonesia)
Spiritual — 510 (510 Records)
Bidang Jazz
Artis Jazz Terbaik
Alonzo Brata — Simple Pleasures (Simple Pleasures)
Dwiki Dharmawan — Anagnorisis (Anagnorisis)
Indra Lesmana — Fainted Light (Fainted Light)
Sri Hanuraga — After so What (Provincializing Bebop)
Tohpati Bigband — Secret Agent (Secret Agent)
Artis Jazz Alternatif Terbaik
Arumtala — Salam Sehat (Salam Sehat)
Erwin Gutawa — Parasit (Parasit)
Hasan Nasution — Kekacauan Di C Major in Bm (Solace)
Societeit de Harmonie — Petir (Ungkapan)
Song Brothers, Annisya, dan Tommy Pratomo — Afterglow (Afterglow)
Album Jazz / Jazz Alternatif Terbaik
44 — Aditya Ong Trio (Silver 7 Records)
Anagnorisis — Dwiki Dharmawan (Musikita Records)
Provincializing Bebop — Sri Hanuraga (Divisi62)
The Great Indonesian Songbook, Vol.1 — Kevin Yosua Big 6 (Silver 7 Records)
Ungkapan — Societeit de Harmonie (Kuatimane Records)
Bidang Soul/R&B
Artis Solo Soul/R&B Terbaik
Afgan — Kacamata (Retrospektif)
Assia Keva — Baby July (Forevermore)
Farrel Hilal — Keliling (Keliling)
RINNI — Mulai (Superstar)
Salma Salsabil — Hatchu!! (Hatchu!!)
Uap Widya — Empty. (Empty.)
Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Terbaik
Isyana Sarasvati dan Kamga — Be Alright (EKLEKTIKO)
Moneva dan Imelda Lizal — The Idea of You (The Idea of You)
Rafi Sudirman dan GAC (Gamaliel Audrey Cantika) — Kisah Kasih di Jakarta (Hari Ini, Esok & Selamanya)
Rayi Putra dan Farrel Hilal — GOAT (GOAT)
Thee Marloes — I'd Be Lost (Di Hotel Malibu)
Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik
Andien — Jatuh Pelan (Sehidup Semusik)
Inis — Dancing Thru The Fire (Nocturne to Sunrise)
Jinan Laetitia — Pemula (Pemula)
Matter Mos — Aturan Cinta (Aturan Cinta)
Noni — Too Lovely (Pissed Me Off / Bored Me To Death)
Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Alternatif Terbaik
Bayu Risa, NSG, dan Sailormoney — Get 2 U (Get 2 U)
Fathan Maulana dan Monica Karina — Figaro (Figaro)
Galdive — 20 Weeks (20 Weeks)
Omemi, Grace Sahertian, dan Nathania Jualim — One Day (One Day)
Tadi dan Dony Manurung — Waktu Kecil (Semua Dari Satu)
Bidang Dangdut
Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik
Erie Suzan — Berkeping-Keping (Berkeping-Keping)
Iis Dahlia — Lautan Dustamu (Lautan Dustamu)
Lesti — Kura Kura Dalam Perahu (Kura Kura Dalam Perahu)
Sridevi — Terpesona (Terpesona)
Tasya — Teman Jadi Nyaman (Teman Jadi Nyaman)
Artis Solo Pria Dangdut Terbaik
Adibal — Yang Penting Uang (Yang Penting Uang)
Afan — Kepalsuanmu (Kepalsuanmu)
Fildan — Berjuta Bahagia (Berjuta Bahagia)
Rhoma Irama — Senyum (Senyum)
Zainul Basyar — Jangan Fitnah (Jangan Fitnah)
Artis Solo Dangdut Alternatif Terbaik
Gunawan — Terjebak Rasa Nyaman (Terjebak Rasa Nyaman)
Lady Rara — Awal Bahtera (Awal Bahtera)
Melly Lee — Tajamnya Karang (Tajamnya Karang)
Selfi Yamma — Pelukan Nyata (Pelukan Nyata)
Sridevi — Buta Karena Cinta (Buta Karena Cinta)
Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik
Adibal, Erie Suzan, dan Gen'Star — Pentas (Pentas)
Mila DA7 dan Valen DA7 — Meleleh Bahagia (Meleleh Bahagia)
Qemil Zain dan Ira Swara — Kesal Menunggu (Kesal Menunggu)
Trio Menyala — Siap Melamar (Siap Melamar)
Zainul Basyar dan Bulan Madhani — Bukan Cinta Rahasia (Bukan Cinta Rahasia)
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik
Akbar Chalay dan Mingse — Astaga Bercanda (Astaga Bercanda)
Duo Anggrek — Goyang Nusantara (Goyang Nusantara)
Fitri Carlina — Bahagianya Aku Sama Kamu (Bahagianya Aku Sama Kamu)
Rombongan Bodonk Koplo — Kasih Tau Mama (Malam Minggu) (Kasih Tau Mama (Malam Minggu))
Trio Macan — Minggir Minggir Kasih Paham Bos (Minggir Minggir Kasih Paham Bos)
Pencipta Lagu Dangdut Terbaik
Adibal — Kura Kura Dalam Perahu (Lesti)
Adibal dan Yusup Tojiri — Meleleh Bahagia (Mila DA7, Valen DA7)
Arya Bhima — Lautan Dustamu (Iis Dahlia)
Babha Thoenk — Pelukan Nyata (Selfi Yamma)
H. Rhoma Irama — Senyum (Rhoma Irama)
Penata Musik Dangdut Terbaik
Arief Iskandar — Pentas (Adibal, Erie Suzan, Gen'Star)
Gusti Irwan Wibowo — Hari Yang Mantap (Gusti Irwan Wibowo, Nehru Rindra)
H. Rhoma Irama — Senyum (Rhoma Irama)
Ricky Flo — Cincin Kepalsuan (Selfi Yamma)
Yusup Tojiri — Kura Kura Dalam Perahu (Lesti)
Bidang Lagu Anak-Anak
Artis Solo Anak-Anak Terbaik
Etenia Croft — Sahabat Terbaik (Sahabat Terbaik)
Jasmine Ayudhya — Potong Bebek Angsa (Potong Bebek Angsa)
Leika Garudita — Ulang Tahun (Ulang Tahun)
Mazaya Amania — Gajah & Semut (Gajah & Semut)
Prince Poetiray — Cinta Untuk Mama (Cinta Untuk Mama)
Duo/Grup/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik
Glitter — Jangan Lupain Kita (Jangan Lupain Kita)
Kidos Band — Kamu Kamu Temanku (We Shine)
Luisa Adreena dan Azamy Syauqi — Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi) [OST "Na Willa"]
Prince Poetiray dan Quinn Salman — Rukun Sama Teman (Rukun Sama Teman)
Tentang Anak — B.A.I.K (SANG)
Pencipta Lagu Anak-Anak Terbaik
Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, dan Anindyo Baskoro — Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi) [OST "Na Willa"] (Luisa Adreena, Azamy Syauqi)
Bemby Gusti, Aufa Kantadireja, dan Debast Jatin — Dunia Kecil Nala (Michelle Yuri, Quinn Salman)
Fiki Aulia, Zweitson Thegar, Alexandra Jessica, dan Patrick Effendy — Picnic (Arsy Hermansyah)
Patrick Effendy — Jangan Lupain Kita (Glitter)
Popo Hanoto — Gajah & Semut (Mazaya Amania)
Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik
Arsha Composer dan Andre Lizt — Cahaya Dalam Kotak (SEKAWAN)
Dwiki Dharmawan — Rukun Sama Teman (Prince Poetiray, Quinn Salman)
Laleilmanino — Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi) [OST "Na Willa"] (Luisa Adreena, Azamy Syauqi)
Patrick Effendy dan Ben Silaban — Jangan Lupain Kita (Glitter)
Rian Ekky Pradipta — Jangan Menyerah (Etenia Croft, Rian Ekky Pradipta)
Zack The Jakman dan Michael Soerjonoto — Libur Telah Tiba (Kidos Band)
Bidang Alternatif
Artis Solo Alternatif Terbaik
Arash Buana — April (April)
Danilla — Pertunjukan Terakhir (Candramawa)
Kunto Aji — BERANI (BERANI)
Oslo Ibrahim — SIKLUSIRKUS (SIKLUSIRKUS)
Sal Priadi — Kepala, Pundak, Kerja Lagi ("Monster Pabrik Rambut")
Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik
Biru Baru — Kalah Lagi (BIRU BARU)
Dongker dan Jason Ranti — Disarankan Di Bandung (Disarankan Di Bandung)
Grrrl Gang — Lapdog (Lapdog)
Reality Club — Finding a Catholic Man to Love The Love of My Life (Who Knows Where Life Will Take You?)
The SIGIT — Bread & Circus (Bread & Circus)
Album Alternatif Terbaik
11 — eleventwelfth (Angular/Momentum)
Candramawa — Danilla (Laguland)
Don't Know and I Dongker — Dongker & Jason Ranti (Greedy Dust Records)
Langit — Rrag (Kolibri Rekords)
Who Knows Where Life Will Take You? — Reality Club (Reality Club/Universal Music Indonesia)
Bidang Keroncong
Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik
Amrih Basuki Purnomo — Langgam Telaga Sarangan (Langgam Telaga Sarangan)
Mira Kirana — Penganten Anyar (Penganten Anyar)
OK. Jibaku dan Kanjeng Doso — Keroncong Jawa Kangen (Keroncong Jawa Kangen)
Paramitha Putri Nirmala — Kr. Meraih Rembulan (Kr. Meraih Rembulan)
Paramitha Putri Nirmala — Keroncong Nuansa Kebangsaan (Keroncong Nuansa Kebangsaan)
Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Alternatif Terbaik
Keroncong Sahadja — Aduh Tante (Aduh Tante)
Kerontjong Rajamala — Kisah (Kisah)
Krontjong Toegoe — Jakarta Kota Raja (Nonkrong Krontjong)
Paksiband — Buta Murka (Buta Murka)
Toean Gembira — Hai Nona (Hai Nona)
Bidang Dance & Elektronika
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik
Dipha Barus dan Hindia — Nafas (Nafas)
DNA dan QoryGore — Cowok Red Flag (Cowok Red Flag)
RICZA, Maretta, dan TECHNO KING — On The Ground (On The Ground)
Steve Chris dan Venes — Smile (Smile)
Whisnu Santika — Yalla Habibi (Yalla Habibi)
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Elektronika Terbaik
Duckhead dan Robstee — Put4 Bdbh (Put4 Bdbh)
Jevin Julian — If Only (NO RULES.JUST LET EM OUT.)
Slowtide — Stars (Stars)
toxicdev! dan PORIS — AKU GAS! (OH THIS IS "HOUSE MUSIC"?)
White Chorus — Mungkin (do you guys still wanna listen to some electro-pop music?)
Bidang Metal
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik
Bless The Knights — II Grinta (II Grinta)
Burgerkill — Kontinum (Kontinum)
Grausig — Chant Of Blight (Chant Of Blight)
Hell Crust — Rekonstruksi Kerak Neraka (Rekonstruksi Kerak Neraka)
Pure Wrath — Bleak Days Ahead, Pt. I (Bleak Days Ahead)
Album Metal Terbaik
Bleak Days Ahead — Pure Wrath (Pure Wrath under exclusive license to Debemur Morti Productions)
Dosa — Karat (Srawung Record)
Galat — Vortex Of Hatred (Polarity Record)
Silalatu — Forgotten (Coexist Music)
The Fallen God — Cloath (Hammersonic Records)
Bidang Rap/Hip-hop
Artis Solo Rap/Hiphop Terbaik
Basboi — GayA idup (Kasablanka)
Bennett A.K. — Favors And Flavors (Favors And Flavors)
K3bi — Doa (Doa)
Tuantigabelas — Berani Mati Takut Hidup (Berani Mati Takut Hidup)
Yacko — Unbreakable Me (Unbreakable Me)
Duo/Grup/Kolaborasi Rap/Hiphop Terbaik
A. Nayaka dan Rayi Putra — Cewe Alig (Cewe Alig)
Iwa K dan Chicco Jerikho — DOAMAT! (DOAMAT!)
Laze, Mardial, dan Basboi — Anggap Michelin (Dreams Are Made in Pasar Minggu)
PORIS, Bhanz, Vhanz, dan abim — Di Atas Atap (Di Atas Atap)
Quest, Basboi, dan Wicigo Shawty* — Kurang Riset (MIMPI CINTA & RAPMUZIK)
Album Rap/Hiphop Terbaik
Dreams Are Made in Pasar Minggu — Laze, Mardial (Sandpaper Records)
Dynamite — Nartok (Sun Eater, Greedy Dust)
Kasablanka — Basboi (HOMEBOI/EMPIRE)
MIMPI CINTA & RAPMUZIK — Quest* (PreachJa Records)
MR BANYAK SWAG — Wicigo Shawty (PreachJa Records)
Bidang Koplo
Artis Solo/Grup/Kolaborasi Koplo Terbaik
Denny Caknan — Negoro Angin (Negoro Angin)
Denny Caknan dan NDX A.K.A — Ropang (Ropang)
Gilga Sahid — Asmoro (Asmoro)
Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86 — Kicau Mania (Kicau Mania)
Wika Salim — Kopi Pahit (Kopi Pahit)
Bidang Orkestra
Karya Orkestral Terbaik
Andi Rianto — kota ini tak sama tanpamu (Orchestra Version) (Nadhif Basalamah, Andi Rianto)
Christofer Tjandra, Nathania Karina, dan Felicia Satyadi — Cublak Cublak Suweng – Manuk Dadali (TRUST Orchestra, Nathania Karina)
Ivan Tangkulung — Terima Kasih (Naura Ayu)
Kenan Loui dan Isyana Sarasvati — Garuda di Dadaku [OST Garuda di Dadaku] (Isyana Sarasvati)
Revelation Limijaya — Churning Sea (Revelation Limijaya)
Bidang Musik Media Visual & Teater Musikal
Album Film Scoring Terbaik
Kafir Gerbang Sukma (Original Motion Picture Soundtrack) — Aghi Narottama (PT. Kharisma Starvision Plus)
Na Willa: Music From The Motion Picture — Ofel Obaja (Visinema)
Panggil Aku Ayah (Original Motion Picture Soundtrack) — Ifa Fachir, Adrian Martadinata (Visinema)
Pangku (Original Motion Pictures Score) — Ricky Lionardi (Gambar Gerak Films)
Tanah Runtuh (Original Score) — Andi Rianto (Denny Siregar Production)
Tinggal Meninggal (Original Motion Picture Score) — Nic Edwin (Nic Edwin)
Lagu Teater/Film Musikal Terbaik
Bimazeno, Witrie Diana Putri, Gabriel Harvianto, dan Nada Novia — Semesta 1 (Quartet) [From "Tumang Semua Berawak Dari Semesta"]
Gerry Gerardo — Bobby Bukan Banci (From "Perempuan Punya Cerita")
High School Ensemble dan Cast of Rangga & Cinta — Kubahagia (Rangga & Cinta (Original Motion Picture Soundtrack))
Jakarta Movin dan MALIQ & D'Essentials — Senja Teduh Pelita (Musikal Senja Teduh Pelita)
Original Cast Musikal Perahu Kertas, Christoffer Nelwan, Alia Syahrani, Melody Asri Fatimah, Amabel Odelia, Ariel Marcelino, Bayu Reswandha, dan Trust Collective — Miliaran Manusia
Bidang Karya Produksi
Karya Produksi Progresif Terbaik
Dakara dan Rafi Daeng — Gema Di Negeri Kata (Gema Di Negeri Kata)
IGMO — Randall & Goby (Absurd, Artificial, Potential)
Isyana Sarasvati dan Agt. Widi — BURN (EKLEKTIKO)
Mevlied Nahla — Target Operasi (Target Operasi)
Serdadu Sam — Bunuh Serigala Dalam Hatimu (Kronik)
Karya Produksi Reggae/Ska/Rocksteady Terbaik
Namoy Budaya, Ras Muhamad, dan High Therapy — Cerahkan Dunia (Cerahkan Dunia)
Shaggydog, Rebellion Rose, dan The Glad — Lodse (Lodse)
Souljah — Ini Rindu (Ini Rindu)
Sukses Lancar Rejeki — Lebaran, So Far Away (Perang Sarung Gajah Moshing)
Tipe-X — Beda Zaman (Tanda Istimewa)
Karya Produksi Kolaborasi Terbaik
enau dan Ari Lesmana — Sesi Potret (Sesi Potret)
Gloria Jessica dan Ade Govinda — Terbelah Jadi Dua (Terbelah Jadi Dua)
Rizky Febian dan Adrian Khalif — Alamak (Alamak)
Wijaya 80 dan Sal Priadi — Bulan Bintang, Garis Menyilang (Bulan Bintang, Garis Menyilang)
Yovie Widianto, Andi Rianto, dan Rony Parulian — Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi) (Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi))
Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik
Ariel NOAH — Dulu Kita Masih Remaja (OST Dilan ITB 1997)
Eva Celia dan Bilal Indrajaya — Rangga Cinta (Theme Song 'Rangga & Cinta') (Rangga & Cinta (Original Motion Picture Soundtrack))
Iwan Fals dan Isyana Sarasvati — Bunga Terakhir (OST Panji Tengkorak)
Luisa Adreena dan Azamy Syauqi — Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi) [OST "Na Willa"]
Sal Priadi — Kepala, Pundak, Kerja Lagi (From "Monster Pabrik Rambut")
Karya Produksi Grup Vokal Terbaik
Gery Gany — Tak Secinta Itu (Tak Secinta Itu)
JKT48 — Andai 'Ku Bukan Idola (Andai 'Ku Bukan Idola)
Marbles — Hompimpa (Hompimpa)
no na — rollerblade (rollerblade)
NPD — Sempurnanya Aku (Sempurnanya Aku)
Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik
Azmy Z — Demi Kabogoh x Sarua Jeung Bohong (Demi Kabogoh x Sarua Jeung Bohong)
Denny Caknan — Negoro Angin (Negoro Angin)
Kris Dayanti — O Mak Hau Fuan (O Mak Hau Fuan)
Rayola — Habih Tiado Basiso (Habih Tiado Basiso)
Sulfi Yamma — Tosiamaseang (Tosiamaseang)
Karya Produksi Instrumentalia Terbaik
Dwiki Dharmawan — Anagnorisis (Anagnorisis)
Erwin Gutawa — Parasit (Parasit)
Indra Lesmana — Dim Glow (Dim Glow)
Isyana Sarasvati — The Final Curtain (EKLEKTIKO)
Tohpati Bigband — Secret Agent (Secret Agent)
Karya Produksi Musik Global Terbaik
BABON — Fentiki (Fentiki)
Hasyim Abubakar Yahya, Ki Heri Purwono, dan Mustafa Debu — Kidung Walisongo (Kidung Walisongo)
Indonesian National Orchestra — Blues For You (Live At Bimhuis)
Laskar Dayak — Baroah (Baroah)
Lombok Ethno Fusion — Mindu (Mindu)
Karya Produksi Re-Aransemen Terbaik
Andi Rianto — Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi) (Yovie Widianto, Andi Rianto, Rony Parulian)
Anto Hoed dan Melly Goeslaw — Suara Hati Seorang Kekasih (El Putra Sarira, Leya Princy, Cast of Rangga & Cinta)
Enrico Octaviano dan Rayhan Noor — Melompat Lebih Tinggi (Lomba Sihir)
Lafa Pratomo dan Refo Alpha Ramadan — Kau (Bilal Indrajaya, Maudy Ayunda)
Tohpati — Semusim (Tohpati, Nadif Basalamah)
Karya Produksi Blues Terbaik
Arya Novanda dan Deandra Nadira — Beri Tahu (Beri Tahu)
Karina Christy — Don't Fall In Love With A Rockstar (Don't Fall In Love With A Rockstar)
Silampukau dan Rio Sidik — Blues Bunga Api (Dan Maut Kian Benderang) (Stambul Arkipelagia Volume 2)
Spolenk — Three Black Bird (Come On)
Stanly Bactian and the Ghetto's — You Got to Move (You got to move)
Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik
Aku Jeje — Lihat Kebunku (Taman Bunga) (Lihat Kebunku (Taman Bunga))
Feby Putri — Senandung Harapan (Senandung Harapan)
Fiersa Besari — Tulang Punggung (Tulang Punggung)
Idgitaf — Sedia Aku Sebelum Hujan (Berusaha di Bawah Hujan)
Iwan Fals dan Ebiet G Ade — Ibu (Ibu)
Karya Produksi Kontemporer Terbaik
Adi Darmawan — Arangkak (Ngarabat Aghi)
Didin Marlin — Sappo'na Sumange' Mabali (MAGISMAJA)
Hery Kristian Buana Tanjung — Prepared No.1 Bukan Gurindam (Prepared No.1 Bukan Gurindam)
KUNTARI — Penarabadan (Mutu Beton)
Nayaka Farrell dan Welderahmat — Tekstil (Tekstil)
Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik
BRO's Studio, Haddad Alwi, Bimbo, Quinn Salman, Kamga Mo, Tuantigabelas, Ecko Show, Ajeng, Iin Parlina, dan Alvons Freedom — Lebaran Sebentar Lagi (Lebaran Sebentar Lagi)
Cakra Khan dan Chrisye — Ketika Tangan dan Kaki Berkata (Ketika Tangan dan Kaki Berkata)
Haddad Alwi dan Danilla — Pengakuanku (Pengakuanku)
Opick — Syukur Alhamdullilah (Syukur Alhamdullilah)
Wali — Romantika Badar dan Uhud (Romantika Badar dan Uhud)
Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik
GMS Live — Mulia (Victory)
Iren Glory — Salam Maria (Salam Maria)
JPCC Worship — In Every Season / Kemuliaan Bagi Tuhan (Live) (In Every Season / Kemuliaan Bagi Tuhan (Live))
Lyodra dan Iskandar Widjaja — Melodi Cinta-Mu Tuhan (Tehillim The Heart of Worship)
Sisca Saras — Maria Bunda Allah (Maria Bunda Allah)
Sudirman Worship — Jadikan Semua Bangsa Murid Mu (Jadikan Semua Bangsa Murid Mu)
Karya Produksi Musik Etno Terbaik
Gamelan Pacifica — UMBARAN (UMBARAN)
Neo Nolin — Bali (Neo Nolin Bali)
Palui Banaran — Wadian Dadas (Belian Dayak Maanyan) (Wadian Dadas (Belian Dayak Maanyan))
Peni Candra Rini — Kumuda Djiwa Gamelan (Mangkunegaran) (Kumuda Djiwa Gamelan (Mangkunegaran))
RIRIT CAMPALA — Babun (Babun)
Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik
Ecko Show, Juan Reza, dan Chesylino — Orang Baru Lebe Gacor (Tor Monitor Ketua) (Orang Baru Lebe Gacor (Tor Monitor Ketua))
Faris Adam dan Diva Aurel — Body Pata Pata (Body Pata Pata)
Silet Open Up, Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel — Taguling Guling (Taguling Guling)
Toton Caribo, Wizz Baker, Justy Aldrin, dan Jacson Zeran — Ora Urus (Ora Urus)
Wizz Baker, Toton Caribo, Vicky Salamor, dan Jacson Zeran — Nikah Kapan ? (Nikah Kapan?)
Karya Produksi Hipdut Terbaik
dia — EEEE A (INI DIA)
dia dan INDAHKUS — MALU MALU (INI DIA)
Naykilla — MMG (My Mine Gueh) (MMG (My Mine Gueh))
Neona — LUPA! (LUPA!)
Tenxi dan Jemsii — Bintang 5 (Puting Beliung)
Bidang Penunjang Produksi
Produser Rekaman Terbaik
Andi Rianto — kota ini tak sama tanpamu (Orchestra Version) (Nadhif Basalamah, Andi Rianto)
Isyana Sarasvati dan Kenan Loui — BURN (Isyana Sarasvati, Agt. Widi)
Jemsii — MMG (My Mine Gueh) (Naykilla)
Kevin Pangestu — Sesi Potret (enau, Ari Lesmana)
Yoseph Sitompul — Teh Hijau (Tulus)
Desain Sampul Album Terbaik
Aghy R. Purakusuma — Bleak Days Ahead (Pure Wrath)
Deta Beringas — Kesurupan (Kelelawar Malam)
Hilarius Jason, Valentino Adhi, dan Sahid Permana — Who Knows Where Life Will Take You? (Reality Club)
Mellow Splice — Drips (Strange Fruit)
Xerin Studio — (Jangan) Jatuh Cinta (Dee Lestari)
Tim Produksi Suara Terbaik
Eko Sulistyo dan Bennytho Siahaan — kota ini tak sama tanpamu (Orchestra Version) (Nadhif Basalamah, Andi Rianto)
Ivan Gojaya — Tongkat Sihir (Katyana)
Jemsii — MMG (My Mine Gueh) (Naykilla)
Osvaldorio — Back 2 You (Rahmania Astrini)
Stevano — Nafas (Dipha Barus, Hindia)
Stevano — Teh Hijau (Tulus)
Video Musik Terbaik
Bernardus Raka — Terima Kasih (Naura Ayu)
Bramsky — Mau Jadi Apa? (Yura Yunita)
Candra Aditya — Pikiran Yang Matang (Perunggu)
Dian Tamara — Rutinitas (Idgitaf)
Dmaz Brodjonegoro — On Our Own (D'MASIV)
Shadtoto Prasetio — BURN (Isyana Sarasvati, Agt. Widi)
Tim Produksi Vokal Terbaik
Agnes Hapsari, Gabriel Harvianto, Rainier Revireino, Aditya Narendra, dan Pujo Herlambang — Semesta 2 [From "Tumang Semua Berawal Dari Semesta", Acapella] (Original Cast Musikal Tumang)
Ayoe Purnamasari, Rio Exo, RINNI, dan Sure Studio — Mulai (RINNI)
Barsena Bestandhi dan Johanes Abi — Hatchu!! (Salma Salsabil)
Irvnat Natadiningrat dan Wisha Sofia Dewi — Merasa Cinta (Kris Dayanti)
Mohammed Kamga, Rio Exo, dan Afgan — Kacamata (Afgan)
Yandi 'Bronsu', Kevin Queency, Ogi Lugas, dan Ensemble Original Cast Musikal Perahu Kertas — Miliaran Manusia (Original Cast Musikal Perahu Kertas, Christoffer Nelwan, Alia Syahrani, Melody Asri Fatimah, Amabel Odelia, Ariel Marcelino, Bayu Reswandha, Trust Collective)
Bidang Umum
Pendatang Baru Terbaik Terbaik
dia — EEEE A (INI DIA)
Marbles — Hompimpa (Hompimpa)
Mila DA7 dan Valen DA7 — Meleleh Bahagia (Meleleh Bahagia)
no na — rollerblade (rollerblade)
NPD — Sempurnanya Aku (Sempurnanya Aku)
Album Terbaik Terbaik
Berusaha di Bawah Hujan — Idgitaf (Idgitaf Musik)
EKLEKTIKO — Isyana Sarasvati (Redrose Records)
Iqro' — Raim Laode (Halemia (SoundOn))
Puting Beliung — Tenxi, Jemsii (AntiNRML)
Semoga Hanya di Mimpi — Bernadya (JUNI Records)
Karya Produksi Terbaik Terbaik
enau dan Ari Lesmana — Sesi Potret (Sesi Potret)
Idgitaf — Sedia Aku Sebelum Hujan (Berusaha di Bawah Hujan)
Nadhif Basalamah dan Andi Rianto — kota ini tak sama tanpamu (Orchestra Version) (BSS & KITST (Orchestra Version))
Naykilla — MMG (My Mine Gueh) (MMG (My Mine Gueh))
Tulus — Teh Hijau (Teh Hijau)
Baca Juga :