Bahlil Lahadalia (Foto: Medcom/Basuki R.)
Bahlil Lahadalia (Foto: Medcom/Basuki R.)

Bahlil: Musik Indonesia Timur "Paten"

Basuki Rachmat • 06 Juli 2026 10:33
Ringkasnya gini..
  • Bahlil Lahadalia mengapresiasi Pesta Timuran Jaksel sebagai panggung yang mengangkat potensi musisi Indonesia Timur.
  • Bahlil menikmati Pesta Timuran Jaksel dan berharap musik Indonesia Timur semakin dikenal hingga tingkat internasional.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku Pesta Timuran Jaksel membangkitkan kerinduannya pada kampung halaman di Maluku.
Jakarta: Festival Pesta Timuran Jaksel sukses menjadi perayaan musik dan budaya Indonesia Timur yang dipadati ribuan pengunjung di CIBIS Park, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Juli 2026.
 
Tak hanya menyedot antusiasme masyarakat, festival perdana ini juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
 
Keduanya tampak menikmati rangkaian pertunjukan spesial bertajuk Pesta Timuran yang menghadirkan sederet musisi asal Indonesia Timur, seperti Toton Caribo, Jacson Zeran, Justy Aldrin, Vicky Salamor, Wizz Baker, hingga penampilan komunitas tari Moluccan Soul, yang menjadi salah satu inisiator lahirnya Pesta Timuran Jaksel.

Usai menyaksikan pertunjukan, Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, Pesta Timuran Jaksel menjadi wadah yang tepat untuk memperkenalkan sekaligus mengangkat potensi para seniman Indonesia Timur kepada masyarakat yang lebih luas.
 
"Saya sangat mengapresiasi kerja keras teman-teman panitia dalam menyelenggarakan festival Pesta Timuran Jaksel ini. Menurut saya, ini adalah tradisi yang sangat baik karena potensi anak-anak dari Indonesia Timur dalam dunia seni memang luar biasa. Saya rasa momentum saat ini sudah sangat tepat," ujar Bahlil saat ditemui Medcom.id di CIBIS Park, Jakarta Selatan pada Sabtu malam, 4 Juli 2026.
 
Menteri kelahiran Banda, Maluku Tengah, itu juga menilai kualitas para musisi dan pelaku seni asal Indonesia Timur kini semakin berkembang dan mampu diterima oleh masyarakat lintas daerah.
 
"Sekarang sudah hebat, kualitasnya sangat 'paten' (luar biasa)," katanya.
 
Selama acara berlangsung, Bahlil terlihat beberapa kali menikmati pertunjukan dengan berjoget mengikuti irama musik. Ia tampak larut saat menikmati penampilan Hip-Hop Acara dari Toton Caribo dan kawan-kawan, atraksi tari dari Moluccan Soul, hingga tertawa lepas ketika menyaksikan aksi Podcast Live Titik Kumpul yang digawangi oleh komika Arie Kriting, Praz Teguh, Abdur Arsyad, dan Mamat Alkatiri.
 
Suasana festival, menurut Bahlil, membangkitkan kerinduannya terhadap kampung halaman di Indonesia Timur.
 
"Oh iyalah, ingat dengan kampung," ucapnya singkat.
 
Di akhir wawancara, Bahlil berharap geliat musik Indonesia Timur terus berkembang dan mampu menjangkau audiens yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
 
"Harapan saya, musik ini bisa terus dikembangkan dan disebarluaskan lebih jauh lagi. Saya rasa potensinya sangat bagus," tutup Bahlil.
 
Pesta Timuran Jaksel sendiri menghadirkan beragam pertunjukan musik lintas genre, seni tari, area komunitas, hingga kuliner khas Indonesia Timur. 
 
Festival ini menjadi ruang kolaborasi bagi para musisi, kreator, dan komunitas untuk merayakan keberagaman budaya Indonesia Timur dalam satu panggung yang inklusif.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA