Rex Orange County (Foto: dok. Alexandra Waespi)
Rex Orange County (Foto: dok. Alexandra Waespi)

Rex Orange County Resmi Perkenalkan Album Dream Fatigue, Gandeng Vokalis Turnstile hingga Daniel Caesar

Basuki Rachmat • 25 September 2026 08:54
Ringkasnya gini..
  • Rex Orange County mengumumkan album studio terbarunya, Dream Fatigue, yang dijadwalkan rilis pada 6 November 2026.
  • Album ini menandai era baru yang lebih kolaboratif, melibatkan vokalis band hardcore Turnstile, Brendan Yates, hingga Dev Hynes.
  • Sebagian materi album ditulis saat ia menjalani tur perjalanan dunia, termasuk momen house show intim yang sempat viral di Bekasi.
Jakarta: Rex Orange County kembali meramaikan kancah musik internasional lewat album terbarunya, Dream Fatigue. Album tersebut dijadwalkan meluncur secara penuh pada 6 November 2026.

Bersamaan dengan pengumuman album baru itu, musisi asal Inggris bernama asli Alexander James O'Connor tersebut juga merilis single “Grandma Song”. Lagu ini menjadi salah satu materi pembuka menuju perilisan Dream Fatigue.

Dalam proyek terbarunya, Rex memperluas ruang kolaborasi dengan menggandeng sejumlah musisi dan produser. Ia bekerja sama dengan Mustafa dan Dylan Wiggins, produser yang sebelumnya pernah berkolaborasi dengan sejumlah nama besar, termasuk Justin Bieber dan penyanyi Spanyol Rosalía.

Tak hanya itu, Dream Fatigue juga melibatkan sejumlah musisi dari latar belakang berbeda. Beberapa di antaranya adalah Brendan Yates, vokalis band hardcore Turnstile, Dev Hynes, Mustafa, Dexter in the Newsagent, serta Taylor Skye dari duo Jockstrap.

Album ini sekaligus menjadi titik perubahan bagi Rex dalam bermusik. Setelah selama ini dikenal cenderung menjaga proses kreatifnya tetap personal, ia kini membuka ruang yang lebih luas bagi orang lain untuk terlibat dalam karyanya.

“Membiarkan orang masuk adalah membiarkan mereka mengambil sesuatu darimu,” ujar Rex mengenai bagaimana kolaborasi turut memperkuat warna musiknya dalam keterangan resmi yang diterima Medcom.id pada Jumat, 25 September 2026.
 


Rex Bawa Musik Baru ke House Show


Sebelum mengumumkan Dream Fatigue, Rex terlebih dahulu mempertemukan karya-karya lamanya dengan materi baru melalui rangkaian house show berformat intim. Pertunjukan tersebut digelar di sejumlah kota Asia Tenggara, termasuk Bekasi, Jawa Barat, yang sempat viral di media sosial Indonesia.

Dalam rangkaian pertunjukan tersebut, Rex membawakan sejumlah lagu dari katalog musiknya selama satu dekade terakhir. Format pertunjukan yang dekat dengan penonton membuatnya kembali pada suasana intim yang menjadi bagian penting dalam perjalanan bermusiknya.

Di momen tersebut, Rex juga memberikan gambaran mengenai materi baru yang akan hadir di Dream Fatigue, termasuk “Grandma Song”.

Selain Bekasi, rangkaian house show Rex juga berlangsung di Kuala Lumpur, Singapura, dan Manila. Ia kemudian tampil sebagai salah satu penampil utama di LaLaLa Festival di Jakarta dan Manila sebelum melanjutkan rangkaian house show ke sejumlah kota di Eropa.
 

Ditulis Saat Keliling Dunia


Materi Dream Fatigue ditulis Rex selama melakukan perjalanan ke berbagai belahan dunia. Ia mengerjakan lagu-lagu tersebut ketika bepergian ke New York, Toronto, Roma, Mesir, Ethiopia, hingga Los Angeles dengan membawa laptop dan pengeras suara portabel.

Sejumlah lagu dalam album ini berangkat dari instrumen gitar. Dari proses tersebut, Rex menghasilkan kumpulan lagu dengan melodi yang sederhana, harmoni yang kaya, hook yang kuat, serta produksi musik yang menjadi ciri khasnya.

“Aku ingin para penggemarku mendengar musikku dengan cara yang sama waktu aku membuatnya, yaitu saat aku bepergian dan hanya dengan sebuah gitar di tempat-tempat yang intimate,” ujar Rex.

Secara konsep, Dream Fatigue mengikuti perjalanan seorang protagonis yang memiliki berbagai persona demi memenangkan hati perempuan yang dicintainya. Konsep tersebut kemudian tercermin melalui sejumlah judul lagu yang terbilang jenaka, seperti “Hannah Montana”, “Iron Man”, dan “Elvis”.

“Protagonis di album ini sudah lelah bermimpi dan mencoba menjadi orang-orang ini demi mengejar sebuah mimpi,” jelas Rex.

Semangat kolaboratif dalam album ini pun mulai diperkenalkan Rex dalam sejumlah penampilan beberapa pekan terakhir. Rex bersama Brendan Yates, misalnya, membawakan “Elvis” untuk pertama kalinya dalam sebuah pertunjukan pop-up di Village Underground, London, pada bulan lalu.

Berisi 12 lagu yang mengutamakan harmoni tanpa kehilangan kekuatan melodinya, Dream Fatigue menjadi ruang bagi Rex untuk kembali pada akar bermusiknya. Album ini memperlihatkan dirinya yang semakin terbuka sekaligus terdengar lebih personal.

Lewat Dream Fatigue, Rex Orange County membawa berbagai pengalaman perjalanan dan kehidupannya ke dalam sebuah album yang mengesampingkan hiruk-pikuk produksi dan menempatkan penulisan lagu sebagai inti utama.


 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA