Lagu 'Teh Hijau' dari Tulus (Foto: YouTube)
Lagu 'Teh Hijau' dari Tulus (Foto: YouTube)

Lirik Lagu Teh Hijau dari Tulus, Lengkap dengan Maknanya

Rafi Alvirtyantoro • 30 Juni 2026 15:45
Ringkasnya gini..
  • Tulus resmi merilis singel terbaru berjudul "Teh Hijau" pada 30 Juni 2026 dengan menggandeng Yoseph Sitompul sebagai produser musik.
  • Lagu "Teh Hijau" mengisahkan perjalanan batin seseorang yang kehilangan rasa cinta dan sedang berproses menyembuhkan luka jiwanya.
  • Artikel ini menyajikan lirik lengkap lagu "Teh Hijau" karya Tulus sekaligus bedah makna mendalam yang terkandung di dalam setiap baitnya.
Jakarta: Tulus resmi merilis singel terbaru bertajuk “Teh Hijau” pada 30 Juni 2026.
 
Lagu “Teh Hijau” diciptakan sendiri oleh Tulus, baik lirik maupun melodinya. Dalam lagu ini, Tulus menggandeng Yoseph Sitompul sebagai produser dan pengaransemen musik.

Makna Lagu "Teh Hijau" - Tulus

Lagu “Teh Hijau” karya Tulus menggambarkan fase seseorang yang sedang kehilangan kemampuan untuk merasakan cinta dan kebahagiaan. Melalui liriknya, Tulus menuturkan perjalanan batin yang tenang namun penuh pencarian—tentang upaya memahami mengapa hati terasa tertutup dan emosi seolah membeku.
 
Simbol “teh hijau” dalam lagu ini menjadi penanda proses pemulihan: kesederhanaan, ketenangan, dan harapan akan keseimbangan jiwa yang perlahan kembali. Lagu ini bukan sekadar tentang kehilangan rasa cinta, melainkan juga tentang berdamai dengan kekosongan dan memberikan waktu bagi diri untuk pulih secara alami.  

Lirik Lagu "Teh Hijau" - Tulus

Hari-hari berulang
Misteri lenyap senang
Ada saran kudengar
Lebih sering keluar ke alam
Saran lain kudengar
Cari hal asing yang menantang
Keluar dari benteng
Dari tempatmu yang sekarang

Tak ada yang hilang dariku belakangan
Sedang tak mudah bertemu rasa senang
Sedang kucari yang jadi pencetusnya
Mungkin hilangnya atau siklus hidupku
 
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
 
Woah-oh, woah-oh-oh (Apapun, siapapun)
 
Tambah gerak tubuhmu
Baca buku yang baru
Ragam saran brilian
Yang belum kunjung jadi penawar
 
Untuk yang hilang dariku belakangan
Sedang kucoba memahami alurnya
S'moga segera kutemukan jawaban
Tapi kini kurayakan hampa ini, oh
 
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
 
Kulihat mana di kendaliku
Teh hijau ini yang di tanganku
Di tengah seram sedih yang menghantamku, uh
Lepaskan, lepas kemurunganku
Hijau kembali jiwa gersangku
Ambillah sayang sebanyak waktu yang kau perlu
 
Mungkin (Aku sedang tak bisa), aku sedang tak bisa
(Tak bisa jatuh cinta) Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati 'tuk apapun, siapapun) Uuh
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati 'tuk apapun, siapapun) Aah
 
Tanpa itu, tanpanya
Apapun yang mungkin hilang itu (Sabar, sayang)
Mungkin ini siklusnya
Sudah garis jalannya
Esok, esok akan lebih elok
 
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
 
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Apapun, siapapun)
 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA