Pengumuman emosional ini disampaikan langsung oleh solois berusia 35 tahun tersebut melalui sebuah buletin resmi yang dikirimkan khusus kepada para penggemar setianya.
Dalam pernyataannya, pelantun hit "Thinking Out Loud" itu menegaskan bahwa keputusannya hengkang murni didasari oleh refleksi pendewasaan diri, serta keinginannya untuk memberikan prioritas lebih kepada keluarga kecilnya.
"Ini bukan situasi tipe 'artis yang tidak puas lalu meninggalkan label rekaman'. Ini adalah tentang seorang anak laki-laki yang memulai kariernya saat remaja di perusahaan ini dengan prioritas yang berbeda, menjadi seorang ayah dari dua anak yang ada sekarang, yang merasa bahwa dia membutuhkan pergeseran dan perubahan dalam cara dia melakukan berbagai hal secara profesional," tulis Ed Sheeran, seperti dikutip dari Variety, pada Senin, 25 Mei 2026.
Seperti yang diketahui, Ed Sheeran memulai langkahnya di industri musik bersama Asylum Records di Inggris dan Atlantic Records di Amerika Serikat, dua label kenamaan yang bernaung di bawah payung besar Warner Music Group (WMG).
Sejak menggebrak dunia lewat album debut "+" (Plus) pada 2011 silam, Sheeran sukses bertransformasi dari seorang musisi jalanan menjadi salah satu megabintang paling berpengaruh di dunia. Secara akumulatif, ia diperkirakan telah menjual lebih dari 200 juta keping album di seluruh dunia.
Salah satu mahakaryanya, album "÷" (Divide) yang dirilis pada 2017, sukses mengumpulkan hampir 40 juta unit setara album—menjadikannya salah satu perilisan paling masif dan populer secara komersial di era streaming. Tak hanya itu, lagu hitnya yang bertajuk "Shape of You" bahkan mencetak rekor luar biasa dengan meraih hampir 5 miliar stream di platform Spotify.
Di sisi lain, keputusan hengkang ini juga disinyalir kuat dipengaruhi oleh perombakan struktural besar-besaran di jajaran petinggi Warner Music belakangan ini, menyusul mundurnya sejumlah eksekutif kunci yang selama ini bekerja sangat dekat dengan Sheeran, seperti Max Lousada dan Julie Greenwald.
Salam Perpisahan dari Pihak Label
Menanggapi keputusan besar sang musisi, Co-President Asylum Records, Ed Howard, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan loyalitas Ed Sheeran selama belasan tahun bermitra."Dari seorang remaja yang berpindah-pindah sofa yang saya temui pada tahun 2009 hingga menjadi ikon musik global seperti sekarang ini, Ed telah menghabiskan waktu 15 tahun terakhir untuk menunjukkan kepada dunia apa yang terjadi ketika bakat yang tak tertandingi bertemu dengan integritas yang teguh. Bisa ambil bagian dalam perjalanan musiknya yang luar biasa merupakan sebuah hak istimewa dan saya telah belajar banyak darinya," ujar Ed Howard.
Pihak Warner Music Group juga merilis pernyataan senada, mereka menyatakan rasa bangga karena telah menjadi saksi sekaligus membantu Ed Sheeran menjadi megabintang dunia.
Baca Juga :
Pecahkan Rekor Baru, Miley Cyrus Jadi Artis Kelahiran 90-an Pertama di Hollywood Walk of Fame
"Warner Music Group bangga telah mendukung Ed melalui penemuan dan kebangkitannya yang luar biasa selama 15 tahun terakhir dan berterima kasih atas kemitraannya yang terus berlanjut.
Saat kami mengawal katalog ikoniknya ke masa depan, kami akan memastikan bahwa musiknya akan menyentuh hati dan menggerakkan kaki di seluruh dunia untuk generasi yang akan datang," ungkap perwakilan manajemen Warner Music Group dalam pernyataan resmi mereka.
Langkah yang Ed Sheeran untuk melepas kenyamanan label major demi fokus pada keluarga dan jalur independen ini pun seolah membuktikan kematangan dirinya sebagai seorang musisi sekaligus ayah dari keluarga kecilnya bersama Cherry Seaborn.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News