Erina Gudono mengaku bersyukur dapat menyelesaikan program Master of Science (MSc) di universitas bergengsi tersebut. Selain berhasil meraih gelar akademik baru dan menyelesaikan program magang di UNESCO, ia juga merasakan kebahagiaan mendalam karena menjadi seorang ibu di tengah padatnya aktivitas perkuliahan.
“Alhamdulillah, saya telah menyelesaikan pendidikan magister pertama saya di University of Pennsylvania sekaligus menyelesaikan program magang di UNESCO,” tulis Erina.
“Namun, kebahagiaan terbesar dari seluruh perjalanan ini adalah menjadi ibu bagi Bebingah—mengandungnya, menyambut kehadirannya di dunia, dan membesarkannya di tengah-tengah kesibukan kuliah,” lanjutnya.
Cerita Kuliah Sambil Mengurus Anak
Erina pertama kali membagikan kabar diterima sebagai mahasiswi University of Pennsylvania pada Juli 2024 saat tengah mengandung. Ia kemudian melahirkan anak pertama dari pernikahannya dengan Kaesang Pangarep, yaitu Bebingah Sang Tansahayu.Bebingah Sang Tansahayu sekaligus merupakan cucu keenam dari Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.
Kehadiran sang buah hati memiliki makna yang sangat mendalam bagi Erina. Ia pun mengenang kembali momen-momen penuh tantangan saat harus menjalani perkuliahan sambil mengasuh bayinya.
“Sudah tak terhitung berapa malam Bebingah menemani saya. Sambil menyusuinya, saya harus tetap fokus menyelesaikan jurnal, tugas kuliah, dan mengejar tenggat waktu,” tulis Erina.
“Ia (Bebingah) tumbuh beriringan dengan impian-impian saya, dan menjadi bagian penting dalam perjalanan akademis ini. Para profesor dan teman-teman kuliah pun perlahan menjadi teman dekatnya juga. Mereka semua sangat menyayangi Bebingah,” lanjutnya.
Dukungan Penuh Kaesang Pangarep
Dalam unggahan tersebut, Erina menegaskan bahwa seluruh pencapaian ini tidak akan terwujud tanpa dukungan penuh dari sang suami, Kaesang Pangarep, yang ia sebut sebagai pendukung nomor satu sejak awal.“Suami saya adalah pendukung terbesar sejak hari pertama, dan kata terima kasih saja rasanya tidak akan pernah cukup untuknya. Semua pencapaian ini tidak akan mungkin terwujud tanpa cinta dan dukungan tanpa batas dari suami, keluarga, serta teman-teman yang selalu menguatkan saya melewati setiap momen yang melelahkan sekaligus indah ini,” tulis Erina.
Bagi Erina, gelar magister ini bukan sekadar pencapaian akademik semata, melainkan sebuah simbol dari perjuangan, ketangguhan, dan kasih sayang seorang ibu.
“Gelar akademik mungkin sebuah pencapaian, tetapi bagi saya, ini adalah sebuah kisah tentang perjuangan seorang ibu, ketangguhan, dan cinta yang tumbuh bersamaan,” tulis Erina.
“Kebaya indah saya ini dirancang oleh @didietmaulana,” lanjutnya.
Sebelum menempuh pendidikan S2 di Amerika Serikat, Erina Gudono menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di jurusan Administrasi dan Manajemen Bisnis, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, dan lulus pada 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News