Raim Laode (Foto: Instagram/raimlaode)
Raim Laode (Foto: Instagram/raimlaode)

Lirik dan Makna Lagu "Dunia Yang Nanti" - Raim Laode, Dua Hati yang Tak Bisa Bersatu

Elang Riki Yanuar • 20 Juni 2026 11:00
Ringkasnya gini..
  • Dunia Yang Nanti karya Raim Laode bercerita tentang dua hati yang saling menyukai tetapi tak bisa bersama karena keadaan.
  • Raim Laode mengangkat kisah cinta tak terucap dan proses mengikhlaskan seseorang dalam lagu Dunia Yang Nanti.
  • Dunia Yang Nanti menyampaikan pesan bahwa cinta tak selalu bisa dipilih, hanya bisa diterima dan didoakan dengan tulus.
Jakarta: “Dunia Yang Nanti” merupakan salah satu single terbaru karya musisi asal Wakatobi, Raim Laode. Lagu ini dikeluarkan pada 24 April 2026 sebagai trek ketiga dari album debut Raim, iqro’. Rilisan tersebut juga mencakup single-single terkenal seperti “Komang,” “Lesung Pipi,” dan “Bersenja Gurau.”
 
Karya ini ditulis oleh Raim Laode dan diproduseri oleh Elifas Sonaru dan Indra Widjiarto. “Dunia Yang Nanti” telah mendapatkan hampir 13 juta stream di platform Spotify, sementara video liriknya di YouTube telah ditonton 3,5 juta kali. 

Makna Lagu “Dunia Yang Nanti” - Raim Laode

Lewat deskripsi resmi di video lirik lagu “Dunia Yang Nanti”, Raim Laode menjelaskan bahwa karya ini lahir dari sesuatu paling sederhana tapi sulit dikendalikan pada saat yang sama: perasaan. 
“Tentang dua hati yang berjalan di waktu yang sama, tapi tidak pernah benar-benar bisa saling memiliki,” tulisnya.
 
Ia mengatakan bahwa lagu tersebut terinspirasi dari keyakinannya bahwa cinta datang tanpa bisa dipilih. Karya itu lahir dari perasaan yang tak sempat diungkapkan, sekaligus perjalanan menuju keikhlasan yang tumbuh perlahan.

“Aku bangga dengan karya ini. Bukan karena sempurna, tapi karena ini jujur. Ini adalah bagian dari perjalanan yang pernah aku rasakan, dan sekarang aku bagikan untuk kalian,” tambahnya.

Lirik Lagu “Dunia Yang Nanti” - Raim Laode

Waktu bawa kita ke tempat tak terduga
 
Kau hadir kembali menyapa hidupku
 
Kau ada yang miliki
 
Ku ada yang punyai
 
Juga ada rasa yang belum sempat terucap
 
Tak banyak inginku
 
Tak banyak ingin
 
Kita dua hati yang bodoh
 
Berjalan pada waktu
 
Itulah kenapa jatuh cinta dikatakan jatuh
 
Karena sebagaimana kita jatuh
 
Kita tidak punya kuasa
 
Pilih jatuh pada hati yang mana?
 
Mengerti
 
Mengertilah
 
Banyak hal yang tak kupahami
 
Kendati kau kusuka
 
Kita dua hati yang salah
 
Bodoh pada waktu
 
Itulah kenapa jatuh cinta dikatakan jatuh
 
Karena sebagaimana kita jatuh
 
Kita tidak punya kuasa
 
Pilih jatuh pada hati yang
 
Mana bisa kutahan senyum sederhanamu
 
Karena tidak bisa kupunyai
 
Maka kudoakan kisah kita satu
 
Di dunia yang nanti
 

 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA