Niall Horan (Foto: Instagram @niallhoran)
Niall Horan (Foto: Instagram @niallhoran)

Niall Horan Kenang Liam Payne lewat Lagu di Album Terbaru

Elang Riki Yanuar • 20 Maret 2026 11:00
Ringkasnya gini..
  • Niall Horan mengenang duka atas Liam Payne dan merilis lagu End Of An Era sebagai penghormatan di album terbarunya.
  • Niall Horan syok atas kematian Liam Payne usai sempat bertemu di Argentina, kenangan One Direction pun kembali teringat.
  • Lewat lagu End Of An Era, Niall Horan tuangkan rasa kehilangan Liam Payne yang meninggal tragis pada 2024.
Jakarta: Musisi Niall Horan mengenang rasa takut, sedih, dan duka yang sempat menghantuinya setelah kepergian Liam Payne dua tahun lalu. Ia pun mendedikasikan lagu berjudul “End Of An Era” di album terbaru sebagai penghormatan terakhir.
 
Hal ini diungkap oleh Horan melalui wawancara terbaru dengan majalah GQ. Ia menceritakan kenangan bersama mendiang rekan satu bandnya yang meninggal dunia di usia 31 tahun di Buenos Aires, Argentina, pada tahun 2024. 

Sempat Bertemu di Argentina

Penyanyi asal Irlandia itu mengungkap bahwa ia sempat bertemu Liam Payne di ibu kota Argentina selang beberapa hari sebelum kematiannya.
Saat itu, Niall Horan tengah menjalani tur konser di Amerika Selatan sementara Payne sedang memperbarui visa Amerika Serikat di sana. Mereka pun menjadwalkan pertemuan singkat. Ia mengenang bagaimana kawannya tampak sehat dan bugar serta mereka sempat menertawakan kenangan-kenangan di masa lalu. 
 
Namun, ketika Horan menyelesaikan rangkaian turnya, Payne harus menetap di Argentina lebih lama dikarenakan terjadi keterlambatan pembaruan visanya. Ia pun dilaporkan tewas setelah terjatuh dari lantai tiga sebuah hotel pada 16 Oktober 2024. Hakim menyatakan bahwa penyanyi tersebut melompat untuk melarikan diri saat berada dalam pengaruh obat-obatan.

Syok dengan Kabar Kematian Liam Payne

Niall juga mengingat momen saat pertama kali menerima kabar tersebut. Saat itu, ia sedang bersantai di kamar sambil menonton televisi. Ia mengaku terkejut dan sama sekali tidak menyangka informasi itu benar.

“Seseorang yang masih begitu muda, kamu nggak bakal nyangka kalau dia udah meninggal, apalagi orang yang baru aja kamu temui. Perasaanku berganti-ganti dari kaget, sedih, sampai marah,” ucapnya.   

Kenang Memori Awal Selama di One Direction

Pria berusia 32 tahun itu pun mengingat bahwa ia melihat banyak foto dan video dari mereka yang tumbuh dewasa bersama. Ia bernostalgia sebelum diserang perasaan takut, sedih, dan “segala emosi yang menyertai duka.” Horan mengenang masa-masa saat mereka berbagi kamar sebelum didapuk sebagai bagian dari One Direction secara resmi.
 
“Aku mulai kenal dia sedikit, terus akhirnya kami melakukan apa yang kami lakukan bersama,” tutur Horan. 
 
Lanjutnya, “Ada kenangan yang cuman kami berdua benar-benar paham, karena kamu punya tim dan selalu dikelilingi orang-orang, tapi kami selalu bilang kalau cuman kami yang punya pengalaman itu, nggak ada orang lain yang punya.”

Proses Rasa Duka dengan Menulis Lagu

Niall Horan juga mengatakan kepada media tersebut bahwa, setelah pemakaman Payne, ia “sedikit mengasingkan diri” untuk berduka. Perasaan itu pun ia tuangkan dalam sebuah lagu berjudul “End Of An Era”. 
 
Lagu tersebut menjadi trek penutup dalam album terbaru Horan, Dinner Party, yang akan dirilis pada 5 Juni nanti.
 
Beberapa hari setelah kematian Payne, Horan menyampaikan ucapan belasungkawa kepada sang penyanyi di media sosial. Ia mengaku “benar-benar hancur” atas kepergian sahabatnya. 
 
“Liam memiliki semangat hidup dan gairah bekerja yang menular. Dia adalah sosok paling bersinar di setiap ruangan dan selalu membuat semua orang merasa bahagia dan aman,” tulisnya.
 
Ia juga mengenang pertemuan dengan Payne tak lama sebelum kematiannya. Penyanyi itu merasa beruntung masih diberi kesempatan untuk bertemu dan memeluknya. Ia mengaku akan memeluknya lebih lama jika tahu itu adalah ucapan selamat tinggal selamanya. 
 
Niall mengakhiri pernyataannya dengan menyampaikan cinta dan belasungkawa kepada keluarga Payne serta putranya, Bear.
 
Di sisi lain, Harry Styles juga mengaku kepergian Liam membuatnya kembali mengevaluasi cara pandangnya terhadap hidup.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA