“Smash It” menjadi OST pertama Crash 2 dan dijadwalkan rilis pada 22 Oktober 2026 pukul 18.00 KST atau 16.00 WIB. Lagu ini menandai OST pertama yang dinyanyikan bersama oleh Chenle dan Jisung, yang dikenal sebagai duo “Chenji”.
“Smash It” menghadirkan dentuman bas yang kuat dan suara elektronik intens untuk menggambarkan ketegangan adegan kejar-kejaran dalam drama tersebut. Chemistry vokal yang telah dibangun kedua anggota selama bertahun-tahun pun menjadi daya tarik utama lagu ini.
“Mereka berencana memikat penonton dengan vokal merdu mereka,” ujar perwakilan drama Crush 2, dikutip dari Allkpop, Rabu, 21 Oktober 2026.
Tak hanya rilis di platform musik digital, “Smash It” juga memiliki video musik yang dirilis bersamaan dengan lagunya. Video tersebut akan menampilkan gambaran awal mengenai suasana Crash 2.
Drama Korea Crash 2
Crash 2 merupakan drama Korea yang disutradarai Park Jun Woo, ditulis oleh Oh Su Jin, dan diproduksi oleh AStory. Musim pertamanya tayang pada Mei 2024 lalu, sedangkan musim keduanya dijadwalkan tayang perdana pada 16 November pukul 22.00 KST atau 20.00 WIB.Sobat Medcom bisa menyaksikan drama ini di ENA atau beberapa layanan streaming seperti KT Genie TV dan Disney+.
Sementara itu, Crash 2 mengisahkan perjalanan tim Traffic Crime Investigation (TCI) yang kini dipromosikan dari unit polsek lokal menjadi unit investigasi metropolitan di bawah naungan Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan.
Peningkatan skala organisasi ini membuat Cha Yeon Ho (Lee Min Ki) dan rekan-rekannya harus beradaptasi dengan lingkungan kerja baru yang menuntut ketelitian serta keberanian ekstra dalam menangani kasus kejahatan jalanan.
Tim mereka juga kehadiran anggota baru dalam musim ini, yakni Ji Dae Sae (Jisung NCT) yang akan memberikan warna baru di dalam markas TCI. Karakternya digambarkan sebagai sosok yang jago bela diri dan memiliki masa lalu misterius.
Ancaman terhadap anggota TCI semakin nyata ketika mereka mengungkap konspirasi di balik serangkaian kejahatan lalu lintas yang melibatkan jaringan berskala nasional. Untuk menuntaskan kasus-kasus tersebut, tim mengandalkan kecerdasan dalam menganalisis bukti sekaligus menghadapi aksi kejar-kejaran mobil yang menegangkan.