Berkaca pada media sosial yang kian memanas, tidak hanya kaum elitis pemerintah tetapi sejumlah seniman turut bersuara menjagokan pilihan mereka masing-masing. Yovie Widianto tidak mempermasalahkan perbedaan pilihan di kalangan artis.
"Enggak masalah, karena secara pribadi mereka punya keyakinan mereka mendukung 01 atau 02. Atau secara profesional ada yang nyanyi di sana, berikutnya lagi dia nyanyi di sana. Jadi sebagai bentuk profesi kami menghargai saja, tapi kalau masalah pilihan hati ada di hati mereka masing-masing," kata Yovie Widianto di Jakarta, Sabtu, 6 April 2019.
Yovie Widianto baru merampungkan proyek kolaborasi video musik Hatiku Indonesia. Proyek ini menggandeng Nino Kayam, Febridiansyah, Eka Gustiwana, dan Prisia Nasution.Baca juga: Ruang Tengah Indonesia Rilis Video Musik Hatiku Indonesia
Dengan misi meredam situasi politik dan mencegah milenial golput, seniman di bawah naungan komunitas Ruang Tengah Indonesia ini membuat kolase wajah Indonesia dalam video musik. Termasuk, menghadirkan bunyi-bunyian alat tradisional yang dipadu musik modern.
Proyek kolektif ini tidak berupah alias tanpa bayaran. Para kru bekerja sukarela dengan tujuan sama yaitu menampakkan gambar kemajemukan Indonesia yang indah. Harapannya, meski berbeda pilihan dalam Pemilu nanti, tidak ada perpecahan di tanah air.
"Semoga walaupun kita mungkin tidak sebesar apapun, seperti oase di padang pasir tapi ada insprasi. Banyak juga teman-teman yang menyayangi Indonesia," kata Yovie Widianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News