Album terbaru yang bertajuk Kiss All the Time. Disco, Occasionally itu rencananya akan dirilis pada 6 Maret. Keikutsertaannya di Grammy disebut-sebut jadi momen pas buat memanaskan atmosfer sebelum album tersebut benar-benar sampai ke tangan penggemar.
Ini bukan pertama kalinya musisi berusia 31 tahun itu muncul di panggung Grammy. Namanya sudah cukup dikenal berkat kemenangannya di ajang bergengsi itu.
Pada 2021, ia menyabet piala pertamanya lewat lagu "Watermelon Sugar" untuk kategori Penampilan Solo Pop Terbaik. Puncaknya adalah di tahun 2022, saat album Harry's House sukses membawa pulang dua penghargaan sekaligus: Album Terbaik Tahun Ini dan Album Vokal Pop Terbaik.
Sebagai jendela pertama album keempatnya, artis asal Inggris ini telah merilis single berjudul "Aperture". Lagu yang dikerjakan bersama produser Kid Harpoon ini jadi gambaran dari 12 lagu baru yang akan dikemas dalam album tersebut.
Guna mendukung album ini, ia juga telah menyiapkan tur residensi global yang cukup panjang. Rencananya, akan ada 50 pertunjukan di tujuh kota dunia, mulai dari Amsterdam, London, São Paulo, Mexico City, hingga 30 show di Madison Square Garden, New York. Tur akan dimulai pada 16 Mei mendatang dan ditutup di Australia, tepatnya di Melbourne dan Sydney.
Selain Harry Styles, panitia juga mengumumkan bahwa rapper Doechii akan menjadi presenter lainnya. Di Grammy tahun lalu, Doechii sukses mencuri perhatian lewat penampilan visualnya yang menarik dan bahkan berhasil membawa pulang piala untuk kategori Album Rap Terbaik.
(Maulia Chasanah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News