Cinta dan Rangga di film AADC 2 (Foto: Youtube)
Cinta dan Rangga di film AADC 2 (Foto: Youtube)

Ratusan Purnama, Lagu Galau Penantian Rangga & Cinta

Agustinus Shindu Alpito • 20 April 2016 18:01
medcom.id, Jakarta: Tinggal menunggu hitungan hari, film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2 dirilis. Tepatnya, pada 28 April 2016. Perpisahan antara Rangga (Nicholas Saputra) dan Cinta (Dian Sastrowardoyo) selama 15 tahun akan menemui babak baru.

Melly Goeslaw dan Anto Hoed yang pada film AADC pertama bertindak sebagai penata musik dan penulis soundtrack pun kini mendapat tugas sama.

Peran Melly dan Anto terbilang krusial. Mereka ikut ambil bagian dalam membangun suasana pertemuan kembali Rangga dan Cinta.

Menyimak salah satu soundtrack AADC 2 yang sudah dirilis, Ratusan Purnama, tergambar bagaimana kekuatan cinta yang tak mampu dibendung oleh waktu.

"(Ratusan Purnama) Ini gambaran penantian yang panjang banget. Satu purnama saja sebulan lamanya. Jadi, ini penantian belasan tahun. Kami ingin menggambarkan penantian yang panjang itu," kata Melly saat ditemui di kawasan Bangka, Jakarta Selatan, pada Rabu (20/4/2016).

Dalam mengerjakan lagu ini, Melly mengaku sangat menghayati kisah Rangga dan Cinta, hingga mampu melahirkan lagu yang begitu emosional.

"Saya baca skenario. Saya penikmat skenario. Saya baca berulang kali sampai terkadang saya lebih hafal dialognya daripada pemain filmnya. Sampai menjiwai," aku Melly.

Ratusan Purnama dinyanyikan Melly bersama seorang penyanyi pendatang baru, Marthino Lio. Melly menggelar proses audisi yang diikuti sekitar seribu peserta, hingga akhirnya memilih Marthino.

Berikut lirik lagu Ratusan Purnama yang cukup menggambarkan bagaimana kisah-kasih antara Rangga dan Cinta.


Ratusan purnama berlalu

Tapi cinta tak pernah berlalu

Walau kau usir aku di hidupmu

Tapi cintaku tetap diam

Ratusan purnama berlalu

Sendirian aku tanpa cinta


Tak pernah ada cinta yang lain

Hatiku terbuka hanya untukmu

Duhai cinta

Enggan menawar rasa

Gelombang marahmu

Terlalu berlebih


Berderit derit bunyi jantungku

Bila kukenang wajahmu

Biar jauh jarak pandang kita

Namun hati dan jiwaku

Selalu merasa di sisimu

Duhai cinta sulit kumeraba


Diam dan dingin mu mengapa

Ribuan hariku mengingatmu

Membaca semua puisimu

Mengering raga ini menantimu

Ratusan purnama cinta kita kembali


 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA