Saykoji (Foto: Medcom/Abas)
Saykoji (Foto: Medcom/Abas)

Saykoji Libatkan Anak di Lagu tentang Bahaya Sampah Plastik

Hiburan igor saykoji
Dhaifurrakhman Abas • 27 Juni 2019 21:50
Jakarta: Tak hanya tampil ciamik di atas panggung, Rapper kenamaan Indonesia, Igor Saykoji berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal itu dia lakukan dengan menggemakan edukasi mengurangi penggunaan plastik kepada masyarakat.
 
Menariknya, imbauan tersebut dia lakukan lewat sebuah singel lagu terbarunya berjudul Plastik. Dalam singel itu, Saykoji berkolaborasi dengan buah hatinya, Aaron Miguel Penyami. Ini merupakan lagu ketiga yang dia nyanyikan bersama putranya itu.
 
"Lagu Plastik ini cerita ayah ke anaknya, kayak ngobrol di pagi hari saat akan berangkat dan pulang sekolah. Plastik berbahaya bagi tubuh manusia," kata Saykoji dalam acara Candi Darling yang diadakan Bakti Lingkungan Djarum Foundation di kawasan candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu 26 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain berbahaya buat manusia, bahan Polychlorinated Biphenyl (PCB) yang terkandung pada plastik juga dapat merusak ekosistem di darat. Sampah plastik yang bertumpuk turut menjadi penyebab rusaknya biota laut.
 
"Plastik botol dibentuk dengan bahan kimia yang berbahaya," beber dia.
 
Sementara itu, lagu Plastik yang dinyanyikan ayah dan anak ini dikemas dengan cara yang kreatif. Ini agar masyarakat yang mendengarkan lagu tersebut mudah mencerna maksud yang tertuang dalam setiap lirik lagu yang dinyanyikan dengan cara yang menyenangkan.
 
"Yang bisa saya lakukan ya awareness soal sampah plastik dan bahayanya melalui karya. Tidak hanya sekadar berbagi informasi, karya gue ini juga digabung dengan animasi," tambah dia.
 
Selain mengimbau mengurangi penggunaan plastik saja, Saykoji juga turut menyuarakan kepada masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan. Dia turut serta menjaga lingkungan dengan menanam bibit pohon dan semak berbunga di Candi Prambanan, Yogyakarta.
 
Penghijauan yang dilakukan Saykoji tersebut diinisiasi Bakti Lingkungan Djarum Foundation. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ekosistem di kawasan cagar budaya agar tetap asri.
 
“Ini merupakan langkah nyata agar kita lebih peduli terhadap lingkungan," kata Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji.
 
Supanji mengatakan, upaya melestarikan lingkungan dilakukan melalui program Candi Sadar Lingkungan (Candi Darling). Dalam program tersebut, pihaknya menggandeng lebih dari 500 mahasiswa.
 
Bakti Lingkungan Djarum Foundation bersama para mahasiswa melakukan penanaman 250 pohon dan 5.000 semak berbunga. Tanaman-tanaman yang terdiri dari 25 varietas pohon tersebut ditumbuhkan di titik terpenting yang terletak di sekitar candi.
 
"Harapan jangka panjang penghijauan ini akan menciptakan ekosistem lingkungan yang berkelanjutan," ujarnya.
 

(ELG)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif