Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar dan Veronica Tan (Foto: ist)
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar dan Veronica Tan (Foto: ist)

Wamenekraf Dorong Pameran Seni Karya Perempuan Indonesia Diperbanyak

Elang Riki Yanuar • 04 Mei 2026 17:08
Ringkasnya gini..
  • Pameran seni Srikandi Vol. 2 jadi sorotan, Wamenekraf dorong lebih banyak ruang bagi karya perempuan Indonesia di ruang publik.
  • Wamenekraf apresiasi pameran tekstil perempuan di Lippo Mall Nusantara sebagai ruang ekspresi dan peluang ekonomi kreatif.
  • Semangat Kartini di Srikandi Vol. 2 ditegaskan lewat pameran seni, perempuan didorong berkarya dan berkembang di industri kreatif.
Jakarta: Pameran seni menjadi sorotan utama dalam rangkaian Srikandi Vol. 2 yang digelar di Lippo Mall Nusantara. Art Exhibition yang menampilkan karya tekstil dari para seniman perempuan langsung menyambut pengunjung sejak memasuki area acara, menghadirkan pengalaman visual yang kuat sekaligus sarat makna budaya.
 
Melalui pameran ini, pengunjung diajak menyelami proses kreatif di balik setiap karya. Tidak hanya menampilkan keindahan visual, setiap kain yang dipamerkan membawa cerita tentang identitas, tradisi, serta inovasi yang lahir dari tangan perempuan Indonesia.
 
Kehadiran Art Exhibition di bagian depan rangkaian acara juga menjadi simbol bahwa perempuan tidak hanya menjadi bagian dari industri kreatif, tetapi berada di garis depan sebagai pencipta karya. Hal ini sejalan dengan semangat R.A. Kartini yang mendorong perempuan untuk berani berkarya dan bersuara.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, turut mengapresiasi bagaimana pameran ini mampu menghadirkan ruang ekspresi yang autentik bagi perempuan. Ia menilai bahwa karya yang ditampilkan tidak hanya estetis, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan potensi besar untuk berkembang di pasar kreatif.
 
“Event bertema Srikandi merupakan inisiatif yang sangat luar biasa. Apresiasi kami sampaikan kepada pihak penyelnggara yang telah menghadirkan ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang. Secara khusus, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi perempuan untuk berkumpul, saling terhubung, dan melangkah bersama, sehingga dapat terus berkarya dan bersinar," kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar.
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Veronica Tan yang juga hadir sebagai pembicara juga mengingatkan pentingnya wadah perempuan Indonesia memamerkan karyanya. Menurutnya, kehadiran pameran di ruang publik seperti pusat perbelanjaan membuka peluang lebih luas bagi karya perempuan untuk dikenal masyarakat.
 
"Perempuan saat ini pada dasarnya telah memiliki kapasitas yang mumpuni. Yang dibutuhkan bukan lagi sekadar pemberdayaan, melainkan ruang dan kesempatan yang setara untuk menampilkan potensi diri. Dengan akses yang sama, perempuan dapat bergerak dan tumbuh bersama," kata Veronica. 
 
"Dalam konteks ekonomi kreatif, penguatan peran perempuan juga dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak. Pengelolaan ruang kreatif dapat berjalan berdampingan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan semakin banyak perempuan yang terlibat, berkontribusi, dan bergerak bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif," katanya.
 
Setelah menikmati pameran seni, pengunjung dapat melanjutkan eksplorasi ke berbagai program lain dalam Srikandi Vol. 2. Namun, Art Exhibition tetap menjadi titik awal yang mempertegas identitas acara sebagai ruang apresiasi dan perayaan karya perempuan.
 
Program lain seperti Flora Nusantara dan Ecoprint Fashion Showcase turut melengkapi pengalaman, namun pameran seni tetap menjadi fondasi utama yang mengikat keseluruhan tema acara.
 
"Melalui Srikandi Vol. 2, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga membuka peluang bagi perempuan untuk terus berkarya, berkembang, dan membentuk karakter yang kuat. Kami percaya perempuan memiliki peran penting dalam membentuk industri kreatif yang lebih dinamis, sekaligus menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat," kata Hiu Mulyawati selaku Direktur Lippo Mall Nusantara.
 

 

 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA