Taylor Swift (Foto: Instagram @taylorswift)
Taylor Swift (Foto: Instagram @taylorswift)

Taylor Swift Ungkap Cara Hadapi Tekanan di Tengah Popularitas

Fatha Annisa • 25 Agustus 2026 13:39
Ringkasnya gini..
  • Taylor Swift ungkap kecintaannya terhadap musik menjadi alasan dirinya tetap bertahan di tengah tekanan popularitas.
  • Ia juga memilih berkarya untuk penggemar tanpa mengejar validasi dari semua orang.
  • Bagi Swift, menulis lagu merupakan cara alami untuk berefleksi dan memahami dirinya sendiri.
Jakarta: Taylor Swift mengungkap cara dirinya menghadapi tekanan yang datang seiring semakin besarnya popularitas dan kariernya
 
Dalam wawancara untuk program The Icon Sessions, peraih 14 Grammy Awards itu mengatakan ia tahu bahwa dirinya sebenarnya bisa berhenti kapan saja. Namun, kecintaannya terhadap musik membuat dia tetap bertahan.
 
“Aku melewati berbagai proses dan mekanisme untuk menghadapi berbagai hal selama bertahun-tahun. Salah satunya adalah mengatakan, ‘Kamu memilih ini. Kamu memilih ini setiap hari. Kamu sebenarnya bisa memilih untuk berhenti kapan saja sebelum semuanya menjadi terlalu besar untuk dikendalikan.’ Dan aku memutuskan untuk tidak melakukannya karena aku sangat mencintai ini,” ujarnya, dikutip dari People, Selasa, 25 Agustus 2026.
 
Menurutnya, semua hal yang datang bersama pilihannya untuk bertahan sepadan selama ia masih bisa membuat musik. Karena bagi Taylor, musik merupakan sebuah “kebenaran emosional”.
 
Baca juga: Taylor Swift Puji Album Baru Phoebe Bridgers: Benar-benar Luar Biasa!

 

Berkarya Tanpa Cari Validasi

Pelantun hits “The Fate of Ophelia” itu juga belajar untuk tidak mendengarkan orang-orang yang dulu mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki sudut pandang yang valid untuk menarik perhatian genre tertentu.
 
“Aku menyadari bahwa aku membuat musik karena aku tampil untuk para penggemar. Aku merilisnya untuk orang-orang yang peduli dan menjadikan musik sebagai cara untuk menghadapi kehidupan, seperti yang dulu kulakukan,” tutur Taylor.
 
Taylor menilai seseorang perlu melewati berbagai pertimbangan dan menyadari bahwa merilis musik yang dibuat dan sangat dicintainya bukanlah jalan untuk mendapatkan validasi dari semua orang.
 
“Jika setelah melalui semua itu kamu masih ingin melakukannya, berarti kamu mencintainya karena alasan yang tepat,” ujarnya.
 
 
Baca juga: Taylor Swift Geram Lagunya Dipakai untuk Konten Donald Trump

 

Menulis Lagu Sebagai Refleksi Diri

Ia mengaku tidak diajarkan siapapun untuk menulis lagu, tidak seperti dia harus belajar bagaimana menghibur penonton, mempelajari koreografi, memahami industri, serta menjaga kewarasan. Hal itu secara alami menjadi bentuk refleksi diri untuknya.
 
“Menulis lagu, bagiku, adalah satu-satunya hal yang secara alami bisa kulakukan,” tutupnya.
 
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA