Situasi ini langsung memicu reaksi keras dari pihak agensi yang menaungi sang aktor demi melindungi reputasi serta kehormatannya.
Kronologi Dan Duduk Perkara Rumor
Pada hari Jumat, 6 November 2026, sebuah unggahan viral mendadak beredar luas di platform media sosial Threads dan menarik perhatian publik dunia maya. Unggahan tersebut berasal dari seseorang yang mengaku sebagai awak kabin atau pramugari sebuah maskapai penerbangan komersil.Oknum anonim itu menuding aktor Choi Woo Shik menunjukkan sikap buruk dan ekspresi kesal saat berada di dalam pesawat. Pramugari tersebut mengklaim bahwa sang aktor sempat menegur manajernya dengan nada tidak senang hanya karena disapa oleh petugas kabin. Narasi tersebut semakin memanas setelah oknum itu mengaku baru mengetahui identitas penumpangnya melalui daftar manifes penerbangan.
Sikap Tegas Dan Langkah Hukum Agensi
Menanggapi penyebaran disinformasi tersebut, Fable Company selaku agensi yang menaungi Choi Woo Shik bergerak cepat merilis pernyataan resminya."Pemberitahuan Langkah Hukum Terhadap Penyebaran Fakta Palsu Aktor Agensi" judul tersebut terpampang di akun Instagram resmi @fable__company pada hari Jumat, 6 November 2026.
Pihak manajemen langsung mengambil posisi tegas terkait narasi liar yang beredar.
"Tindakan mengunggah konten yang tidak benar secara sembarangan, serta memutarbalikkan atau membesar-besarkan fakta secara jahat untuk membuat dan menyebarkan rumor merupakan tindakan ilegal yang merusak reputasi dan hak aktor secara serius," ujar agensi Fable Company menegaskan sikapnya dalam pernyataan resmi di Instagram.
Pihak manajemen juga memastikan bahwa tindakan hukum sedang disiapkan secara matang untuk menghentikan penyebaran informasi bohong tersebut.
"Kami terus memantau unggahan tersebut beserta jalur penyebarannya secara berkelanjutan, dan kami sedang mengumpulkan data terkait. Sehubungan dengan hal ini, kami berencana untuk mengambil tindakan hukum terhadap tindakan menulis dan menyebarkan fakta palsu, maupun merespons pihak yang mereproduksi serta memperbanyak penyebarannya," tegas agensi Fable Company.
Tidak hanya melindungi Choi Woo Shik, langkah ini juga berlaku untuk seluruh artis di bawah naungan manajemen.
"Kami akan menerapkan prinsip yang sama dalam merespons tindakan penyebaran fakta palsu, fitnah jahat, dan pencemaran nama baik yang ditujukan tidak hanya kepada Choi Woo Shik tetapi juga seluruh aktor di bawah naungan agensi kami," lanjut agensi dalam keterangan tertulisnya.
Di akhir pernyataannya, pihak manajemen menyampaikan imbauan terbuka bagi para pengguna media sosial. "Kami meminta publik untuk menahan diri dari penyebaran fakta palsu secara sembarangan, dan kami akan terus berupaya melindungi hak serta kepentingan aktor kami," tutur agensi Fable Company memungkas pengumumannya di Instagram.
(Sumber: Instagram @fable__company)
Kasus pencemaran nama baik ini menjadi pengingat penting bagi publik agar lebih bijak dalam menyaring setiap informasi di internet. Langkah hukum yang diambil Fable Company diharapkan mampu memberikan efek jera kepada para penyebar hoaks di media sosial.
(Dinda Intan Ramadhani)