Ketua Umum Komnas PA Agustinus Sirait mengungkap bahwa proses mediasi membuahkan hasil positif. Ia menyebut proses yang difasilitasi pihaknya di tahap awal bisa meredakan ketegangan antara Virgoun dan Inara Rusli.
Sebelumnya, Inara dan Virgoun sempat bersitegang terkait perebutan hak asuh anak. Inara pun mengadukan Virgoun ke Komnas PA karena tidak memperoleh hak bertemu anak-anaknya.
"Alhamdulillah, puji Tuhan, minimal langkah awal kita dalam memediasi sudah berhasil. Setidaknya pada masa liburan ini semua pihak bisa merasa bahagia dan melupakan hal-hal yang rumit untuk sejenak menikmati hidup," ungkap Agustinus.
Agustinus mengakui bahwa kondisi ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk kembali merasakan kehadiran kedua orang tuanya. Situasi damai itu menjadi penting, terlebih selama masa liburan anak.
Meskipun suasana mulai mencair, Agustinus menilai proses mediasi belum sepenuhnya rampung. Pihak Komnas PA telah menjadwalkan pertemuan lanjutan pada pekan depan untuk membahas sekaligus menyusun kesepakatan tertulis yang akan menjadi dasar pengasuhan anak ke depan.
"Minggu depan. Setelah liburan selesai, kami akan mengundang kedua pihak untuk menyusun poin-poin kesepakatan dalam mediasi," kata Agustinus.
Untuk saat ini, Komnas PA telah memberikan sejumlah rekomendasi sementara yang harus dijalankan oleh Inara Rusli dan Virgoun. Rekomendasi tersebut mencakup akses komunikasi serta pembagian waktu bersama anak.
"Untuk sementara, beberapa poin rekomendasi sudah kami minta untuk dijalankan. Saya percaya Ibu Inara dan Virgoun adalah orang tua yang mencintai dan sangat peduli terhadap anak-anak mereka," tutupnya.
Sebelumnya, Inara Rusli melaporkan mantan suaminya, Virgoun, ke Komnas PA pada akhir Januari kemarin atas dugaan pengambilan paksa anak-anak. Inara menyebut hal ini telah terjadi sejak November tahun lalu. Inara juga menuding mantan suami itu menutup komunikasinya dengan anak-anaknya.
Berdasarkan putusan pengadilan, Inara Rusli memang mendapatkan hak asuh tiga anak mereka. Ketua Komnas PA Agustinus Sirait membenarkan pelaporan Inara terkait hak asuh anak yang seharusnya miliknya.
Setelah mendapatkan laporan, Komnas PA memanggil Virgoun untuk dimintai klarifikasi. Mereka juga memberikan wadah Virgoun dan Inara untuk melakukan diskusi terkait anak.
Pihak Virgoun mengaku enggan mengembalikan anak-anak ke pangkuan Inara sebelum kasus yang menjeratnya benar-benar tuntas. Vokalis Last Child itu menilai Inara Rusli tak mampu menjalankan kewajiban sebagai ibu jika masih harus berurusan dengan aparat.
Namun, anak-anak Inara sudah kembali kepadanya pada Jumat lalu (13/2) berkat bantuan Komnas PA.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News