Selebgram Makassar, Nira (Foto: Instagram/niraakuuu)
Selebgram Makassar, Nira (Foto: Instagram/niraakuuu)

Foto Visum Disebar dan Dijual, Selebgram Nira Tuntut Keadilan

Rafi Alvirtyantoro • 17 Februari 2026 16:34
Ringkasnya gini..
  • Selebgram Nira menuntut keadilan setelah hasil visum pribadinya di RS Bhayangkara Makassar bocor dan diperjualbelikan.
  • Lima bulan tanpa kejelasan, Nira desak RS Bhayangkara Makassar tanggung jawab atas penyebaran foto privat hasil visumnya.
  • Selebgram asal Makassar, Nira, bongkar skandal hasil visum yang diperjualbelikan tanpa izin di media sosial.
Jakarta: Selebgram asal Makassar, Nira, menuntut keadilan setelah hasil visum pribadinya tersebar luas hingga diperjualbelikan.
 
Melalui unggahan di akun Instagram @niraakuuu, Nira kembali mempertanyakan bagaimana hasil visum tersebut bisa bocor. Ia mendesak pihak terkait untuk mengungkap pelaku serta motif di balik penyebaran data sensitif tersebut.
 
“Visum saya bocor. Saya hanya ingin tahu SIAPA dan KENAPA, data yang bersifat confidential bisa tersebar. Bukan menerima informasi, bahwa jumlah tersangka sudah menyusut,” tulis Nira, dikutip pada Selasa, 17 Februari 2026.  

Kronologi Kebocoran Foto Visum

Foto hasil visum Nira diketahui mulai tersebar di media sosial pada Agustus 2025. Foto tersebut sebelumnya diambil oleh tenaga medis di RS Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan. Potret bagian intim sang selebgram muncul ke publik saat dirinya tengah diterpa rumor negatif terkait layanan prostitusi daring.

Nira mengaku sempat menaruh harapan pada itikad baik pihak rumah sakit. Namun, hingga kini ia mengaku belum menerima penjelasan ataupun permintaan maaf atas kerugian moral yang dialaminya.
 
“Lima bulan lalu, saya masih percaya akan ada kejelasan dan itikad baik. Saya percaya SUMPAH yang pernah diucap akan dijaga. Namun hingga hari ini, bahkan permintaan maaf pun tidak pernah saya terima,” tulis Nira.

Data Rahasia Diperjualbelikan Tanpa Izin

Nira menegaskan bahwa area tubuhnya yang bersifat privat kini beredar luas akibat kebocoran dokumen medis tersebut. Mirisnya, foto-foto itu diduga diperjualbelikan secara ilegal tanpa persetujuannya.
 
“Dalam kurun waktu tersebut, visum dan foto area privat saya yang seharusnya bersifat sangat rahasia beredar luas. Bahkan diperjualbelikan dan ditampilkan di ruang publik, tanpa persetujuan,” tulis Nira.
 
Ia menekankan bahwa kasus ini bukan sekadar masalah pribadi, melainkan potret buruk mengenai rentannya keamanan dan kerahasiaan data medis masyarakat di Indonesia.  

Ajakan Bersuara dan Tuntut Tanggung Jawab

Nira berharap tidak ada lagi orang lain yang mengalami pelecehan privasi serupa. Ia mengajak masyarakat untuk bergerak bersama demi mengawal isu keamanan data ini.
 
“Saya tidak ingin ada NIRA lain yang mengalami hal serupa. Oleh karena itu, saya membuka ruang bagi siapapun yang ingin bersuara dan bergerak bersama, secara tertib dan terbuka,” tulis Nira.
 
Dalam unggahan tersebut, ia juga meminta bantuan warganet untuk memviralkan kasus ini dengan menandai akun Instagram RS Bhayangkara Makassar. Ia menuntut tanggung jawab penuh atas kelalaian yang menyebabkan data rahasianya menjadi konsumsi publik.
 
“Dengan segala kerendahan hati, saya memohon bantuan teman-teman semua untuk berkenan membantu membagikan, mengomentari, serta me-mention akun @rsbhayangkaramakassar pada postingan ini, lima bulan berlalu tanpa kejelasan. Saya hanya menuntut tanggung jawab atas data yang bersifat rahasia,” pungkas Nira.
 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA