Shia LaBeouf (Foto: People)
Shia LaBeouf (Foto: People)

Akui Kesalahan, Shia LaBeouf Dijatuhi Hukuman di Kasus Penganiayaan

Elang Riki Yanuar • 04 Juni 2026 22:32
Ringkasnya gini..
  • Shia LaBeouf mengaku bersalah atas kasus penganiayaan saat Mardi Gras dan dijatuhi hukuman percobaan dua tahun.
  • Usai insiden perkelahian di bar New Orleans, Shia LaBeouf diwajibkan menjalani rehabilitasi narkoba dan alkohol.
  • Kasus hukum kembali membayangi Shia LaBeouf, yang kini fokus pada keluarga dan proyek baru setelah mengaku bersalah.
Jakarta: Aktor Shia LaBeouf mengaku bersalah atas tiga dakwaan penganiayaan ringan pada perayaan Mardi Gras di New Orleans, Amerika Serikat beberapa bulan lalu. Pada Rabu (3/6), ia dijatuhi hukuman percobaan terkait perkelahian yang terjadi.
 
Kuasa hukum Labeouf, Sarah Chervinsky, menyampaikan kepada AP bahwa mantan suami Mia Goth itu diwajibkan mengikuti program rehabilitasi narkoba dan alkohol.
 
Sebelumnya, bintang Transformer itu sempat ditangkap pada 17 Februari 2026 usai digiring keluar dari sebuah bar di kawasan French Quarter, New Orleans, dini hari. Sebuah video yang merekam insiden tersebut memperlihatkan LaBeouf mendorong seseorang hingga terjatuh ke tanah dan memukul wajahnya. 

Laporan kepolisian New Orleans menyebut, pukulan yang dilayangkan kepada korban kemungkinan menyebabkan hidungnya patah.
Hakim Juana Marine-Lombard menjatuhkan hukuman enam bulan penjara dengan penangguhan kepada LaBeouf, disertai masa percobaan selama dua tahun. Ia diperintahkan untuk menjauhi ketiga korban serta bar tersebut. 
 
“Tuan LaBeouf hadir di pengadilan hari ini dengan niat untuk bertanggung jawab atas tindakannya, dan ia telah melakukannya… Sekarang dia bertekad untuk fokus pada keluarga, pekerjaan, dan proyek kreatif baru,” ujar Chervinsky kepada AP.
 
Seorang artis lokal yang diidentifikasi sebagai Jeffrey Klein atau Jeffrey Damnit mengatakan bahwa LaBeouf sempat mendorongnya di bar pada malam itu dan meneriakkan kata-kata kasar yang homofobik.
 
Namun, pengacara LaBeouf mengatakan bahwa itu hanyalah “pertengkaran kecil di bar Mardi Gras” dan menyatakan bahwa “tidak ada bukti bahwa hal itu berkaitan dengan bias atau prasangka.”
 
Aktor tersebut sebelumnya diperintahkan pengadilan untuk menjalani rehabilitasi setelah ditangkap pada tahun 2017 di Georgia, Amerika Serikat. atas tuduhan mabuk di tempat umum dan perilaku yang mengganggu ketertiban umum selama syuting film Peanut Butter Falcon. 
Ia kemudian digugat oleh musisi FKA Twigs atas tuduhan pelecehan seksual, penganiayaan, dan menimbulkan penderitaan emosional. Gugatan tersebut diselesaikan pada bulan Juli tahun lalu.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA