Peristiwa tersebut terjadi pada Valentine lalu. Sepanjang pertunjukan, LaBeouf hanya duduk diam dengan wajah ditutupi kantong kertas. Pengunjung diperbolehkan melakukan apapun kepadanya. LaBeouf bersedia menceritakan detail kisah pahit tersebut kepada jurnalis Dazeddigital.com, Aimee Cliff, melalui wawancara via kamera GoPro.
"Seorang perempuan datang ditemani pacarnya yang menunggu di balik pintu. Dia membuka kaki saya, kemudian membuka pakaian saya dan mencoba memperkosa saya selama 10 menit," ungkap aktor film "Fury."
Kemudian, perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu dengan percaya diri keluar dari ruangan dengan kondisi lipstik berlepotan dan rambut acak-acakan.
"Ini tidak baik. Pacarnya pasti kaget dan terluka melihatnya. Apalagi, ada sekitar 100 orang dalam antrean menunggu giliran masuk ke ruangan tempat saya berada," jelasnya.
Yang kian membuat LaBeouf syok, kekasihnya berada dalam antrean tersebut. LaBeouf dan kekasihnya sudah tak bertemu selama lima hari karena LaBeouf 'dikarantina' di ruangan tersebut.
"Dia menerobos 25 orang yang mengantre di depannya dan meminta penjelasan kepadaku. Tapi saya tidak sanggup berkata-kata. Jadi, kami hanya duduk dalam diam. Itu sangat menyakitkan. Rasanya, itu bagian tersulit dari pertunjukan tersebut," jelasnya.
Pengunjung lain akhirnya mengetahui peristiwa tersebut dan tampak bersimpati. "Beberapa orang datang memegang tangan saya dan menangis bersama saya. Beberapa dari mereka mencoba menghibur dengan mengatakan, 'Pengalaman itu membuatku menjadi lelaki sebenarnya.' Empati dari mereka membuat saya terharu. Saya tidak pernah mengalami cinta seperti itu, perasaan empati, kemanusiaan, dan pengertian," kenangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News