Denada (Foto: Instagram/denadaindonesia)
Denada (Foto: Instagram/denadaindonesia)

Respons Denada Soal Pria Ngaku Anak Kandung

Rafi Alvirtyantoro • 12 Januari 2026 14:45
Jakarta: Seorang pria asal Banyuwangi baru-baru ini mengaku sebagai anak kandung penyanyi Denada. Menanggapi kabar yang beredar, pihak manajemen Denada akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait situasi tersebut.
 
Risna Ories, perwakilan manajemen Denada, menyatakan bahwa persoalan ini merupakan masalah keluarga yang masuk ke dalam ranah privasi sang artis.
 
“Sangat prihatin atas isu public yang berkembang, yang sebenarnya ini adalah ranah keluarga, karena bagaimanapun juga semua keluarga memiliki privasi, setiap keluarga punya cerita,” tulis Risna Ories dalam keterangan resminya yang dikutip dari akun Instagram @risna_ories, Senin, 12 Januari 2026.

Ia menyebutkan bahwa situasi ini cukup sulit bagi Denada. Meski demikian, pihak manajemen tetap mengapresiasi dukungan serta kepedulian yang diberikan oleh masyarakat luas.
 
“Situasi ini tentu bukan hal yang mudah bagi Denada. Kami memahami perhatian dan pertanyaan yang muncul, dan kami menghargai setiap dukungan serta kepedulian yang diberikan,” lanjut perwakilan manajemen Denada tersebut.
 
Pria berusia 24 tahun itu diketahui telah melaporkan Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak. Laporan tersebut resmi didaftarkan sejak 26 November 2025.
 
Meskipun sempat absen dalam sidang mediasi, Denada dikabarkan telah menunjuk kuasa hukum untuk mempelajari detail laporan tersebut secara mendalam.
 
“Namun agar tidak bergulir terlalu berlebihan kami sampaikan bahwa saat ini Denada dan tim hukum sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama,” jelas Risna.
 
Pihak manajemen juga meminta pengertian publik agar memberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan tenang.
 
“Untuk menjaga ketenangan dan kejelasan informasi, kami mohon pengertian agar diberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menelaah perkara ini secara proporsional dan tetap mempertimbangkan kebaikan semua pihak,” ujar Risna.
 
“Terima kasih atas perhatian, empati, dan pengertian yang diberikan. Dukungan kalian sangat berarti bagi Denada,” pungkasnya.
 
Sebelumnya, laporan tersebut menempatkan Denada sebagai tergugat atas dugaan perbuatan melawan hukum terkait penelantaran anak biologis bernama Al Ressa Rizky Rossano. Ressa mengaku baru mengetahui identitas ibu kandungnya dan melayangkan gugatan sebagai bentuk permintaan pertanggungjawaban serta pengakuan secara sah.
 
Kuasa hukum Ressa, Moh. Firdaus Yuliantono, menjelaskan bahwa gugatan diajukan karena kliennya merasa hak-hak sebagai anak kandung tidak pernah dipenuhi sejak lahir pada tahun 2002.
 
Selama hampir 24 tahun, Ressa mengaku hidup dalam keterbatasan ekonomi dan tidak pernah menerima nafkah dari Denada. Ia pun menggambarkan kehidupannya yang sangat kontras dengan gemerlap dunia hiburan.
 
Saat ini, Ressa bekerja sebagai penjaga toko kelontong yang beroperasi 24 jam. Ia mengaku hanya menerima upah di bawah standar Upah Minimum Kabupaten (UMK) Banyuwangi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan