Pandji Pragiwaksono (Foto: youtube)
Pandji Pragiwaksono (Foto: youtube)

Ketua PBNU: Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Bagian dari NU

Elang Riki Yanuar • 09 Januari 2026 13:26
Jakarta: Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla atau Gus Ulil menegaskan bahwa pihaknya tidak ada keterlibatan dengan gugatan Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya. 
 
Gus Ulil mengaku bahwa organisasi atas nama Angkatan Muda Nahdlatul Ulama yang melaporkan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya bukan bagian dari PBNU. 
 
"Bukan organ NU itu," ungkap Gus Ulil. 

Sebelumnya, komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu (7/1). Pelapor mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Mereka mengadukan Pandji terkait konten dalam pertunjukan komedi spesialnya, Mens Rea, yang tayang di Netflix.
Pelapor turut menyerahkan barang bukti berupa materi yang disampaikan Pandji melalui tayangan Netflix saat acara Mens Rea berlangsung.
 
Saat ini, laporan dugaan pencemaran nama baik sudah diterima pihak kepolisian dan sedang dalam tahap proses. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. 
 
“Benar, bahwa ada laporan dari masyarakat atas nama RARW,” ucap Kombes Budi Hermanto.
 
Presidium Angkatan Muda NU sekaligus pelapor Rizki Abdul Rahman Wahid menuding bahwa materi komedi yang disampaikan Pandji dinilai menghina, menimbulkan kegaduhan, serta berpotensi memecah belah masyarakat. 
 
“Angkatan Muda NU kami melaporkan bahwa ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” tuturnya.
 
Rizki menambahkan bahwa konten tersebut sangat meresahkan, terutama bagi para pemuda dari kalangan Nahdliyin dan Muhammadiyah.
Sebagai informasi, Pandji Pragiwaksono menggelar pertunjukan komedi spesial bertajuk Mens Rea pada 30 Agustus 2025 di Indonesia Arena, Jakarta. Materi yang dibawakan Pandji sarat dengan sindiran terhadap iklim politik dan kondisi demokrasi di Indonesia.
 
Rekaman pertunjukan tersebut ditayangkan secara global melalui layanan streaming Netflix sejak 27 Desember 2025.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan