Lewat akun Instagram @andovidalopez, ia mengapresiasi kecekatan para mahasiswa aktif yang menggunakan fasilitas kampus sebagai lokasi forum. Mantan YouTuber ini juga menyoroti keberanian para audiens yang meminta akuntabilitas pelaku. Ia sendiri diketahui merupakan alumni FH UI angkatan 2012.
“Gua mau apresiasi kepada semua mahasiswa mahasiswi FH UI lainnya yang secara sangat cepat langsung memakai (auditorium) FH untuk melakukan sebuah forum. Untuk menanyakan pertanggungjawaban terhadap 16 orang itu,” ujarnya.
Desak Kampus untuk Usut Tuntas Kasus Ini
Kemudian, adik dari Jovial da Lopez ini turut menyebut kasus ini sebagai tes litmus bagi Universitas Indonesia. Ia menilai bahwa kemampuan FH UI dalam menangani persoalan ini akan menjadi cerminan terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia.Menurutnya, sebagai institusi pendidikan hukum, fakultas tersebut tetap memiliki tanggung jawab moral dalam menyikapi dan merespons kasus ini secara serius.
“Maksud gua apa? Kalau fakultas hukum terbaik di Indonesia tidak bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik, ini menjadi suatu representasi dan gambaran terhadap negara ini,” kritiknya.
Tambahnya, “All of our eyes are on you, FH UI… Intinya, ketika fakultas hukum terbaik di Indonesia tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini, we have something very wrong in our hands and in our country.”
Singgung Orang Penting di balik Terduga Pelaku
Sembari menunggu kabar lanjutan terkait sidang etik dari 16 terduga pelaku, Andovi sempat membeberkan bahwa beberapa orang tua mereka merupakan pemangku jabatan di Indonesia.Ia kembali mendesak UI untuk tetap teguh memberikan sanksi terhadap para pelaku meski ada tekanan dari pihak eksternal.
“Dan, satu lagi, gua dengar banyak dari mereka, orang tuanya (punya jabatan) penting-penting. Dari keluarga penting. Mari kita lihat kalau FH UI atau Universitas Indonesia memiliki kekuatan untuk melakukan hal yang benar. Meskipun pasti ada tekanan dari orang tua dan keluarga-keluarga ini yang penting,” pungkasnya.
Latar Belakang Kasus Dugaan Pelecehan oleh Mahasiswa FH UI
Baru-baru ini, sebuah unggahan viral di platform X mengungkap dugaan pelecehan seksual yang menyeret 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Unggahan tersebut berisi tangkapan layar obrolan grup berupa komentar vulgar, objektifikasi tubuh perempuan, hingga lelucon cabul terhadap foto Instagram mahasiswi.Selain latar belakang pendidikan mereka, kasus ini semakin menjadi sorotan karena beberapa terduga pelaku memegang jabatan strategis, seperti pimpinan organisasi kemahasiswaan, ketua angkatan, hingga calon panitia orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek).
Hingga 14 April 2026, kasus ini masih dalam tahap investigasi internal Fakultas Hukum UI. Sejauh ini, belum ada pengumuman resmi mengenai nama-nama yang terbukti terlibat maupun sanksi yang dijatuhkan.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News