Instagram @adi_rustana (collab w/@boiyenpesek)
Instagram @adi_rustana (collab w/@boiyenpesek)

Boiyen Sudah Tahu Rully Bermasalah Sebelum Nikah, Pilih Cerai Setelah Dua Bulan

Elang Riki Yanuar • 12 April 2026 23:06
Ringkasnya gini..
  • Boiyen ungkap kini lebih tenang usai bercerai dari Rully Anggi Akbar setelah menikah singkat, dan merasa kembali jadi dirinya sendiri.
  • Boiyen mengaku sudah tahu ada masalah sebelum menikah, tapi kecewa karena sang suami tak berubah hingga akhirnya memilih menggugat cerai.
  • Lewat C8 Podcast, Boiyen menegaskan sifat tak bisa dipaksa berubah dan ia belum terpikir menikah lagi, fokus bahagia bersama ibunya.
Jakarta: Yeni Rahmawati atau yang lebih dikenal dengan nama Boiyen, dikabarkan bercerai pada Januari 2026 setelah menjalani pernikahan selama dua bulan. Sebelumnya, Boiyen menikah dengan Rully Anggi Akbar pada 15 November 2025.
 
Kabar perceraian tersebut kembali menjadi sorotan setelah Boiyen menceritakan pengalaman dan perasaannya dalam C8 Podcast. Dalam podcast yang dipandu Ivan Gunawan itu, Boiyen membagikan kisah di balik keputusan besar yang ia ambil.
 
Boiyen mengungkapkan bahwa kehidupannya kini terasa lebih tenang setelah memutuskan menggugat cerai sang suami. Ia mengaku sudah kembali menjadi dirinya sendiri seperti sebelum menikah.

"Tenang sih, lebih kayak gak tegang yaa. kayak tenang ya udah gitu, kayak comeback ke Boiyen yang sebelumnya,” ucap Boiyen dalam podcast tersebut.
 
Boiyen juga membeberkan alasan di balik keputusan cerai, meski usia pernikahannya terbilang singkat. Ia mengatakan bahwa sebelum menikah, dirinya sudah mengetahui adanya sejumlah masalah pada diri Rully. Namun saat itu, Boiyen masih percaya sang suami bisa berubah dan berkomitmen menjaga rumah tangga.
 
Namun setelah menikah, Boiyen justru kembali menemukan persoalan yang sama muncul lagi. Ia akhirnya merasa lelah karena melihat tidak ada perubahan berarti dari pasangan hidupnya.
 
"Sebelumnya tuh udah, mikir 'oh bisa berubah nih', sebelumnya ada juga udah ada masalahnya. Tapi pas abis nikah ada lagi, 'oh ya ternyata gak bisa berubah'. ya sudah deh dari saya capek,” ucap Boiyen.
 
Menurut Boiyen, masalah terbesar dalam rumah tangganya adalah komunikasi yang tidak berjalan baik. Ia menilai sang suami tidak menunjukkan usaha untuk memperbaiki hubungan, sehingga dirinya memilih mengakhiri pernikahan demi ketenangan batin.
 
Ia juga menegaskan bahwa perubahan sifat seseorang tidak bisa dipaksakan. Boiyen percaya seseorang hanya bisa berubah jika memiliki kesadaran dan kemauan dari dalam diri.
 
“Karena kan kalo sifat manusia kan ada yang tabiat ya, kalo tabiat gak bisa berubah ya. Yang bisa mengubah kan diri dia sendiri, kita gak bisa maksa orang buat berubah kan," kata Boiyen.
 

Baca Juga :

Alasan Boiyen Gugat Cerai Suami Usai Dua Bulan Nikah


Di akhir perbincangan, Boiyen menyampaikan bahwa dirinya belum memikirkan untuk menikah kembali dalam waktu dekat. Ia ingin fokus menenangkan diri dan menikmati hidup bersama keluarganya, terutama sang ibu.
 
“Saya belum kepikiran itu dulu dah, tenang-tenangin dulu diri sendiri. Saya seneng-senengin dulu diri saya sendiri sama mak saya, udah,” ucap Boiyen.
 
(Maiza Jasmine A.R)
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA