Aksi masak besar tersebut menjadi bagian dari rangkaian Imlek Festival yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 28 Februari lalu.
Di hadapan ribuan pengunjung, Bobon bersama timnya berjibaku menyiapkan hidangan khas perayaan Cap Go Meh hingga akhirnya resmi mencatatkan namanya di Guinness World Records.
Melalui unggahan foto terbaru di akun Instagram pribadinya, Bobon pun tampak memamerkan piagam Guiness World Record bersama dengan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar selaku kolaborator dan penyelenggara acara Imlek Festival.
“Pecahin rekor dunia sebelum perang dunia ke 3 pecah,” tulis Bobon di Instagram, dikutip pada Selasa, 3 Maret 2026. Festival Imlek tahun ini berlangsung meriah dengan parade budaya dari enam kota di Indonesia, aksi masak akbar bersama Bobon Santoso, hingga pertunjukan kolosal ratusan seniman dalam Pagelaran Sabang Merauke. Kehadiran Bobon menjadi salah satu magnet utama acara yang menyedot perhatian masyarakat.
Rekor ini terasa semakin spesial karena diraih Bobon di tengah keputusannya untuk mundur dari dunia YouTube yang telah membesarkan namanya.
Sebelumnya, Bobon sempat menjadi perbincangan hangat setelah mengungkapkan rencananya melepas kanal YouTube pribadinya yang telah memiliki 17,7 juta subscriber dengan nilai fantastis mencapai Rp20 miliar.
Kreator yang dikenal lewat konten memasak dalam porsi besar itu mengakui bahwa memproduksi video berdurasi panjang secara konsisten bukan perkara mudah. Ia menyoroti besarnya biaya produksi yang harus dikeluarkan untuk setiap konten.
Dalam perbincangannya di siniar Close The Door yang tayang pada 11 Februari 2026, Bobon mengungkapkan biaya produksi program andalannya, Kuali Merah Putih, bisa mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta per episode.
“Produksi Kuali Merah Putih itu satu episode itu Rp100 sampai Rp150 juta, dan videonya itu tidak nutup walaupun ditonton 2 juta kalipun tidak nutup,” ungkap Bobon Santoso di siniar Close The Door yang tayang pada 11 Februari 2026.
Menurut Bobon, pendapatan dari adsense YouTube tidak sebanding dengan biaya produksi yang dikeluarkan. Pertimbangan finansial inilah yang akhirnya membuatnya mantap untuk mengakhiri perjalanannya sebagai YouTuber.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News