Insanul Fahmi mengunggah video permintaan maaf lewat akun Instagram pribadinya @insanulfahmi, Kamis (22/1) malam. Dalam pernyataan berdurasi 3 menit 12 detik tersebut, ia duduk di sebuah sofa dan mengakui rasa bersalah kepada Mawa serta keluarganya.
“Saya, Insanul Fahmi, melalui pernyataan ini dengan segala kerendahan hati dan kesadaran penuh sebagai manusia yang tidak luput dari dosa. Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada istri saya, Wardatina Mawa, beserta ibu dan ayah, juga keluarga besar tentunya yang sangat saya hormati,” ucapnya.
Ia mengakui merasa khilaf dan lalai. Ia tak sadar bahwa konsekuensi perbuatannya menyakiti perasaan Mawa. Insan juga mengerti bahwa ia telah menghancurkan kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun bersama sang istri. Ditambah, menimbulkan kegaduhan yang membebani Mawa.
“Dari lubuk hati terdalam, saya mengakui penyesalan saya,” ungkap Insan.
Sambungnya, “Saya menyesal telah gagal menjaga amanah dan kehormatan rumah tangga kami. Saya menyesal telah membiarkan diri saya melukai banyak pihak.”
Pengusaha berusia 25 tahun itu sadar bahwa sebanyak apapun kata maaf tak akan cukup untuk “menghapus air mata dan rasa sakit yang telah timbul.” Namun, ia tetap mengupayakan hal tersebut sebagai langkah pertama memperbaiki hubungan dengan Wardatina Mawa.
“Izinkan permohonan maaf ini menjadi langkah awal saya untuk mengakui kesalahan saya secara jantan. Tanpa tapi dan tanpa pembelaan. Saya tegaskan di sini, tidak ada pihak lain yang patut disalahkan selain diri saya sendiri. Segala kekacauan ini adalah murni tanggung jawab saya sebagai laki-laki,” ucapnya.
Insanul Fahmi tetap memberikan ruang kepada Mawa untuk memikirkan perasaannya sendiri terkait kasus perselingkuhan dan perzinahan yang mengikat Insan dengan Inara Rusli. Ia tak mau memburu-burukan istri sahnya untuk mengambil keputusan atas permohonan maaf ini.
“Kepada Mawa, saya menghormati sepenuhnya apapun perasaan dan keputusanmu saat ini. Saya sadar butuh waktu yang tidak sebentar untuk memulihkan hati yang terluka,” kata pengusaha tersebut.
Ia pun melanjutkan, “Saya tidak akan memaksa namun saya tidak akan berhenti berharap. Saya siap menunggu pintu maaf itu terbuka sembari saya menjalani seluruh proses hukum dan konsekuensi hidup ini sebagai bentuk pertanggungjawaban saya di dunia dan akhirat.”
Di akhir video, Insanul Fahmi turut membeberkan rencana hidupnya ke depan sembari menunggu respons dari Wardatina Mawa. Ia ingin memperbaiki akhlak dan dan siap bertanggung jawab sepenuhnya kepada keluarga, terutama untuk anak.
Ia pun menyatakan akan bersikap kooperatif dengan segala proses hukum yang berlaku.
“Sekali lagi, maafkan saya. Maafkan Insan. Semoga Allah senantiasa melindungi Mawa, Afnan, beserta seluruh keluarga besar serta membukakan jalan kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News