Ari membagikan pengalaman tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Pelantun Hampa itu menceritakan situasi yang dialaminya ketika pesawat hendak mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Menurut Ari, roda kanan pesawat tidak berfungsi secara maksimal saat proses pendaratan. Meski demikian, ia mengapresiasi kemampuan pilot dan kopilot yang dinilainya berhasil menangani situasi tersebut dengan baik.
"Salut dan respek untuk kapten dan co-pilot Garuda GA 604 Jakarta - Makassar pagi tadi yang dengan keahlian tinggi berhasil melakukan pendaratan yang nyaris seperti tidak terjadi apa-apa dengan kondisi roda kanan tidak berfungsi maksimal," tulis Ari Lasso di Instagram, dikutip pada Jumat, 4 September 2026.
Tak hanya kru pesawat, Ari juga memberikan apresiasi kepada petugas Bandara Sultan Hasanuddin yang dinilainya sigap menghadapi kondisi darurat tersebut.
"Salut juga untuk ground crew Bandara Hasanudin yang tampak telah siap 'menyambut pendaratan' dengan berbagai peralatan pendukung hingga mobil pemadam yang tampak standby," lanjutnya.
Di tengah insiden tersebut, Ari mengaku bersyukur karena seluruh penumpang dan awak pesawat berhasil mendarat dengan selamat.
"Terlepas dari itu semua saya dan tentu bersyukur pada Tuhan karena memberikan kami semua keselamatan, amin," tutup Ari Lasso.
Garuda Indonesia GA604 Alami Pecah Ban
Pesawat Garuda Indonesia GA604 yang membawa Ari Lasso dari Jakarta menuju Makassar mengalami kendala teknis berupa pecah ban pada salah satu roda utama.Pgs. General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai insiden tersebut sekitar pukul 07.00 Wita. Otoritas bandara kemudian langsung menyiagakan personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) untuk mengantisipasi kondisi darurat.
"Sejumlah personel dan kendaraan pendukung disiapkan, termasuk kendaraan utama F1, F2, Nurse Tender, dan lainnya. Kami juga berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, SAR, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), serta Base Rescue Lanud," ujar Lukman di Makassar, dikutip dari MetroTVNews pada Jumat, 4 September 2026.
Lukman menjelaskan, proses evakuasi atau pemindahan penumpang dari pesawat berlangsung aman dan tertib. Penumpang terakhir diketahui meninggalkan pesawat pada pukul 09.53 Wita.
Sebagai bagian dari prosedur penanganan dan untuk memastikan keselamatan operasional, Runway 03–21 juga sempat ditutup sementara melalui NOTAM pada pukul 09.30 hingga 10.30 Wita.
"Alhamdulillah, GA604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman," tegas Lukman.
Setelah pesawat berhasil ditarik dari area landasan, tim teknik langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi runway. Landasan pacu tersebut kini telah kembali dibuka dan beroperasi secara normal.