Oki Setiana Dewi (Foto: instagram)
Oki Setiana Dewi (Foto: instagram)

Kuliah di Mesir, Oki Setiana Dewi Banjir Tawaran Ceramah di Mancanegara

Elang Riki Yanuar • 16 Februari 2026 09:00
Ringkasnya gini..
  • Oki Setiana Dewi kuliah di Universitas Al-Azhar sambil mengajar daring dan safari dakwah ke Eropa.
  • Dari London hingga Malaysia, Oki tetap berdakwah saat libur kuliah dan jadi juri program Mualim Muda.
  • Oki prioritaskan kuliah, tetap kelola pesantren dan siapkan buku baru berjudul Menjadi Tenang.
Jakarta: Artis Oki Setiana Dewi masih menjalani studi di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Di tengah kesibukannya itu, Oki masih menyempatkan diri mengajar di Indonesia dan berdakwah di sejumlah negara.
 
Meski menetap di luar negeri, aktivitasnya di Indonesia tetap berjalan. Sejak September 2025, kakak Ria Ricis itu tercatat sebagai dosen tetap program pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Perkuliahan dijalankannya secara daring dari Kairo.
 
Peran sebagai dosen sekaligus mahasiswi justru ia nikmati. Oki menyebut dunia pendidikan dan dakwah sebagai dua hal yang paling ia cintai. Keduanya menjadi napas dalam setiap langkah yang ia ambil.

Tinggal di Mesir juga tidak menghentikan agenda safari dakwahnya. Ia tetap menerima undangan ceramah saat masa libur kuliah. Awal 2026, Oki menyampaikan tausiah di Indonesia Islamic Center London, Southampton University, serta Edinburgh University di Skotlandia.
 
Kunjungan tersebut bukan yang pertama ke Inggris. Pada 2023, ia terlibat dalam program English for Ulama yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan British Council dan Minhaj Welfare Foundation. Program ini bertujuan memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran, dan damai kepada publik Inggris.
Dalam agenda itu, ia juga melakukan dialog lintas agama dan berdiskusi mengenai keberagaman di Gedung Parlemen Inggris bersama anggota parlemen Fiona Bruce. Pengalaman tersebut memperluas jangkauan dakwahnya di kancah internasional.
 
Pada libur Januari hingga Februari 2026, setelah dari Inggris, Oki melanjutkan ceramah di Malaysia dan Singapura. Ribuan jemaah menghadiri kajiannya. Banyak peserta yang tersentuh hingga meneteskan air mata karena penyampaian materinya yang mendalam.
 
Kepergiannya ke Mesir justru membuat undangan dakwah semakin luas. Meski demikian, ia tetap memprioritaskan pendidikannya. 
 
"Saya minta maaf belum bisa memenuhi semua undangan dikarenakan saya ingin selalu hadir dalam setiap perkuliahan saya," kata Oki Setiana Dewi.
 
Di sela kunjungannya ke Malaysia, ia juga dipercaya menjadi juri program pencarian dai bertajuk Mualim Muda di salah satu stasiun televisi setempat. Kegiatan tersebut menambah daftar kiprah internasionalnya.
 
Perjalanan dakwah Oki telah dimulai sejak 2017 ketika ia menerima beasiswa dari Australia Indonesia Institute untuk mempelajari Islamic Studies di Australia, serta beasiswa dari Goethe Institute di Jerman pada tahun yang sama. 
 
"Kehidupan di Mesir yang tak sesibuk saat berada di Indonesia membuat saya mulai produktif kembali menulis buku," ujarnya.
Sejumlah karyanya antara lain Melukis Pelangi, Sejuta Pelangi, Cahaya di Atas Cahaya, Hijab I am in Love, Dekapan Kematian, Sebentang Kearifan dari Barat, dan Healing Parenting. Saat ini ia tengah menyiapkan buku baru berjudul Menjadi Tenang.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA