Kisah tersebut kembali menjadi perhatian publik setelah unggahan Ussy di media sosial Threads sempat memicu berbagai spekulasi. Dalam unggahannya, ia menyinggung seseorang yang masih memiliki utang dan belum menunjukkan itikad untuk menyelesaikannya.
Saat hadir sebagai bintang tamu di program televisi Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Ussy akhirnya memberikan penjelasan mengenai unggahan yang ramai diperbincangkan tersebut. Ia mengaku selama ini memang berusaha menjadi pribadi yang baik hati, namun sifat itu justru kerap membuatnya kesulitan menolak permintaan orang lain.
"Tahu nggak sih wish list aku tiap tahun baru apa? Aku bilang ke Andhika, 'Semoga tahun ini aku jadi lebih tegas, jadi orang yang tegaan', karena aku orangnya nggak tegaan," kata Ussy.
Baca Juga :
Ussy Sulistiawaty Sindir Orang yang Belum Bayar Utang 15 Tahun, Sosoknya Bikin Penasaran
Menurut Ussy, karakter yang mudah iba sering kali menempatkannya dalam situasi sulit. Salah satunya ketika ada orang yang meminta bantuan keuangan dan ia merasa tidak enak untuk menolak.
Dalam kesempatan tersebut, Ussy mengungkapkan bahwa orang yang dimaksud dalam unggahannya adalah seorang pria yang memiliki utang dengan nominal yang tidak sedikit. Nilainya bahkan mencapai puluhan juta rupiah.
"Utangnya sekitar Rp70 juta sampai Rp100 juta," ungkap Ussy.
Meski jumlahnya besar, Ussy mengaku selama bertahun-tahun memilih menyimpan persoalan itu sendiri. Ia tidak pernah secara terbuka membahas masalah tersebut karena merasa tidak nyaman mengumbar urusan pribadi ke ruang publik.
Namun kesabarannya terusik ketika tanpa sengaja melihat aktivitas orang tersebut di media sosial. Momen itu membuatnya teringat pada kewajiban yang belum juga diselesaikan meski waktu sudah berjalan sangat lama.
"Sebenarnya aku orangnya paling nggak suka curhat di media sosial. Cuma saat itu aku kepancing aja gara-gara lagi scroll medsos melihat (unggahannya). Wah lagi ini, dia kan punya utang belum dibayar," tuturnya.
Unggahan tersebut kemudian ramai dibicarakan warganet. Banyak yang menduga-duga identitas sosok yang dimaksud. Akan tetapi, menurut Ussy, hingga saat ini tidak ada respons ataupun langkah nyata dari pihak yang bersangkutan untuk menyelesaikan kewajibannya.
"Kalau dia lihat mah harusnya udah bayar. Aku nggak nagih. Aku mikirnya kalau merasa disindir harusnya ngeh, tapi nggak," katanya.
Pengalaman menunggu selama 15 tahun tanpa kepastian itu akhirnya menjadi bahan evaluasi bagi Ussy dan sang suami, Andhika Pratama. Keduanya kini memiliki kesepakatan baru terkait urusan pinjam meminjam uang.
Menurut Ussy, mereka memilih tidak lagi memberikan pinjaman kepada siapa pun. Jika memang ingin membantu seseorang yang sedang kesulitan, bantuan akan diberikan dalam bentuk uang yang tidak perlu dikembalikan.
"Aku sama Andhika sudah punya janji sekarang kalau ada yang mau utang lagi nggak usah kasih. Kalau ada yang minjem udah kasih aja sejuta nggak usah pinjam," ujarnya.
Bagi pasangan ini, langkah tersebut dinilai lebih praktis dan minim risiko dibanding harus berharap pada janji pengembalian yang belum tentu ditepati. Selain membantu orang lain, mereka juga bisa menghindari konflik yang berpotensi muncul di kemudian hari.
"Andhika juga gitu. Kita sampai kayak mikir antara baik dan bodoh beda tipis ya," tutup Ussy tertawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News