Erin Taulany (Foto: Instagram/erintaulany)
Erin Taulany (Foto: Instagram/erintaulany)

Merasa Tak Bersalah, Erin Taulany Punya Bukti Kuat Lawan Tuduhan ART

Elang Riki Yanuar • 11 Mei 2026 22:50
Ringkasnya gini..
  • Erin Taulany siap hadapi laporan dugaan penganiayaan ART dengan bukti rekaman CCTV dan jalur hukum.
  • Konflik Erin Taulany dan mantan ART memanas usai saling lapor terkait dugaan penganiayaan dan pencemaran nama baik.
  • Erin Taulany bantah tuduhan penganiayaan mantan ART dan yakin polisi akan memproses kasus secara profesional.
Jakarta: Perselisihan antara Erin Taulany dengan mantan asisten rumah tangganya (ART), Herawati, semakin panas. Mantan istri Andre Taulany itu mengaku siap menyertakan bukti untuk menghadapi laporan dugaan penganiayaan fisik yang dilayangkan oleh Hera. 
 
Kepada awak media di Polres Metro Jakarta Selatan, wanita dengan nama asli Rien Wartia Trigina ini merasa yakin berada di pihak yang benar setelah mengantongi bukti-bukti yang kuat untuk membantah tuduhan tersebut. 
 
"Sangat siap sekali karena saya punya buktinya semua," akui Erin.

Siap Kooperatif dengan Kepolisian

Ia siap bersikap kooperatif dengan pihak kepolisian terkait keterangan laporan kekerasan tersebut. Ibu tiga anak ini yakin bahwa seluruh tuduhan penganiayaan yang ditujukan kepadanya tidak akan terbukti. Alasannya, ia sudah mengantongi rekaman kamera pengawas.

Hal ini juga ditegaskan Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Erin. Kliennya akan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku sebagai warga negara yang taat. 
 
"Sebagai warga negara yang baik tentunya klien kami akan mengikuti mekanisme dan prosedur yang ada. Tapi perlu dipahami, katakanlah yang informasi kami terima mengenai penganiayaan itu, kan, tentu harus terpenuhinya komponen-komponen juga," tutur Sunan Kalijaga.

Laporan Kekerasan Perlu Bukti Medis

Namun, pengacara itu mengingatkan bahwa sebuah laporan penganiayaan harus didukung dengan bukti-bukti medis dan kesaksian yang valid agar bisa diproses lebih lanjut. Menurutnya, tuduhan seperti ini tidak bisa hanya berdasarkan opini atau cerita sepihak.
 
"Harus bisa dibuktikan dengan adanya, yang pertama itu visum, yang kedua saksi gitu, loh. Jadi, saya kira kami yakin dan percaya bahwa kepolisian Indonesia itu sangat profesional dan presisi dalam hal ini. Ketika visum itu juga diperiksa apakah ada atau tidak," pungkasnya.

Alasan Erin Laporkan Balik

Meski diserang netizen, Erin merasa tindakannya dalam memberikan teguran keras kepada Hera adalah hal yang wajar dilakukan. Terlebih, posisinya sebagai seorang ibu yang ingin melindungi privasi dan keamanan anak-anaknya.
 
"Ya, cobalah apa maksudnya dipahami ini semua. Maksud saya, bagaimana, sih, maksudnya seorang tuan rumah yang punya rumah dan melindungi anaknya tapi data pribadi semua di-share, coba bagaimana ibu-ibu yang mana yang tidak berkenan," tambah Erin.

Konflik Erin dan ART

Sebelumnya, Herawati melaporkan majikannya atas dugaan penganiayaan fisik yang terjadi pada akhir April kemarin ke Polres Metro Jakarta Selatan. Didampingi pihak penyalur ART, Nia Damanik, gugatan tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara LP/1680/IV/2026/Polres Metro Jakarta Selatan.
 
Erin pun melaporkan balik atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke Polres Metro Jakarta Selatan. Dua laporan ini masih terus bergulir dan didalami oleh kepolisian. Ia juga sudah melayangkan somasi kepada Nia Damanik yang menudingnya melakukan penganiayaan.
 
Herawati pun mengaku pernah menerima sejumlah cacian hingga penganiayaan fisik selama bekerja di kediaman Taulany. Beberapa perlakuan yang dialaminya mulai dari pemukulan dengan gagang sapu lidi, ditodong pisau, hingga cekikan. 
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA