Pernyataan tersebut disampaikan Stewart saat menjawab pertanyaan awak media mengenai pilihannya untuk tetap tinggal di AS atau mengikuti langkah sejumlah selebritas Hollywood lain yang memilih meninggalkan negara itu di era pemerintahan Trump.
Saat ini, Kristen Stewart diketahui lebih memilih untuk menetap di Eropa, sekaligus fokus mengejar ambisinya di balik layar film sebagai sutradara.
"Mungkin tidak. Saya tidak bisa bekerja dengan bebas di sana.Tetapi saya tidak ingin menyerah sepenuhnya. Saya ingin membuat film di Eropa dan kemudian menayangkannya di Amerika," ungkap Kristen Stewart, seperti dikutip dari Variety pada Rabu, 28 Januari 2026.
Ia menilai situasi politik di bawah kepemimpinan Donald Trump berdampak besar terhadap realitas sosial dan kebebasan berekspresi di Amerika Serikat.
“Realitas benar-benar hancur di bawah Trump.Tetapi kita harus mengambil pelajaran darinya dan menciptakan realitas yang ingin kita jalani,” lanjutnya.
Bukan tanpa alasan Kristen Stewart benci dengan Donald Trump. Bila menarik sejarah pada tahun 2012, Donald Trump yang saat itu masih dikenal sebagai pengusaha terkenal dari The Trump Organization, sempat melontarkan sejumlah komentar kontroversial terkait hubungan Stewart dengan aktor Robert Pattinson, yang kala itu merupakan kekasihnya.
Trump bahkan sempat menyarankan Pattinson untuk meninggalkan Stewart, yang belakangan dinilai sebagai bentuk gaslighting. Dalam wawancara bersama Variety beberapa tahun lalu, Stewart juga pernah mengungkapkan bahwa Donald Trump dianggap memiliki obsesi aneh terhadap dirinya.
"Dia gila kepada saya beberapa tahun yang lalu, benar-benar terobsesi dengan saya beberapa tahun yang lalu, yang sungguh gila," ungkap Kristen Stewart.
"Saya bahkan tidak bisa memahaminya. Saya benar-benar tidak bisa memahaminya. Itu adalah konsep yang sangat aneh sehingga saya tidak ingin percaya bahwa itu benar-benar terjadi. Itu gila," tutupnya.
Selebritas Hollywood Ramai-Ramai Tinggalkan AS
Kristen Stewart bukan satu-satunya publik figur Hollywood yang memilih meninggalkan Amerika Serikat di era kepemimpinan Donald Trump. Baru-baru ini, sutradara kawakan James Cameron juga memutuskan untuk menetap di Selandia Baru.Sutradara saga Avatar sekaligus peraih Piala Oscar tersebut menyebut bahwa lingkungan sosial dan cara berpikir masyarakat di sana jauh lebih menenangkan dibandingkan Amerika Serikat.
"Orang-orang di sana, sebagian besar, waras, berbeda dengan Amerika Serikat,” kata Cameron dalam episode terbaru siniar In Depth with Graham Bensinger.
Ia menegaskan bahwa keputusannya pindah ke Selandia Baru bukan didorong oleh keindahan alam semata, melainkan oleh nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat di sana.
"Saya tidak di sana untuk pemandangan, saya di sana untuk kewarasannya," tutupnya.
Selain Kristen Stewart dan James Cameron, sejumlah publik figur Hollywood seperti Ellen DeGeneres dan Rosie O'Donnell juga menyatakan bahwa tidak berencana untuk kembali ke Amerika Serikat dalam waktu dekat.
"Dengan iklim politik saat ini, kapan akan aman untuk kembali bersama anak saya? Saya tidak akan memaksakannya sebelum pemerintahan ini benar-benar berakhir, dan mudah-mudahan dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan mereka," ungkap Rosie O'Donnell dalam wawancara Variety pada Januari 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News